Mantan D'Bagindas Bikin Vlog dengan Vokalis Baru

Indra Kurniawan Rabu, 16 Juni 2021 23:00:23
The Jawara berganti nama Vlog. (Istimewa)

TABLOIDBINTANG.COM - Tiga mantan personel grup musik D'Bagindas: Leo (drum), Indra (bass), dan Tile (gitar) membentuk band baru The Jawara tiga tahun silam. Dengan menggandeng Ferdi (vokalis) dan Irul (gitar), The Jawara merilis debut album Racun Cinta.

Sayang kebersamaan The Jawara tinggal kenangan. Usai ditinggal vokalisnya dan menggaet vokalis baru, Rendy Herpy, The Jawara berganti nama Vlog. Pemilihan nama tersebut bukan tanpa filosofi.

Menurut Indra, Vlog punya filosofi selalu mempunyai tempat bercerita tentang apa pun isi hati dan semesta di sekitar, yang akan selalu menjadi arahan hidup untuk kebaikan. Di bawah label rekaman GMI Records, Mei lalu Vlog merilis single perdana "Rahasia Indah".

"Lagu ini berkisah tentang perselingkuhan dengan nuansa musik pop rock yang ringan dengan notasi yang manis. Semoga single kami menjadi hits dan dapat menghibur pecinta musik Indonesia," harap Indra diamini empat personel lain.

Didengar tabloidbintang.com, single ini enak didengar, tak butuh waktu lama untuk suka lagu tersebut. Dengan balutan dentingan piano dan gitar, menjadikan "Rahasia Indah" yang diputar serentak di radio 10 Juni lalu terkesan sangat dalam liriknya.

Warna musik Vlog benar-benar berbeda dengan D'Bagindas. Ini sesuai komitmen mereka di awal, dengan nama dan energi yang baru, banyak perubahan dalam warna musik yang mereka bawakan.

Video musik "Rahasia Indah" sudah dirilis di kanal YouTube Vlog Official, Kamis (10/6) lalu. Dengan menggaet Ajun Prawira dan Lania Fira sebagai model, video musik "Rahasia Indah" sampai saat ini telah dilihat 11 ribu kali.

(ind)

 


Penulis Indra Kurniawan
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.