Gelar Apa yang akan Diberikan untuk Anak Pangeran Harry dan Meghan Markle?

Bunga Kusuma Dewi | 16 Oktober 2018 | 10:15 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Setelah pernikahan kerajaan mereka yang indah pada Mei lalu, Pangeran Harry dan Meghan Markle diberi gelar baru – Duke dan Duchess of Sussex. Tapi sekarang semua orang ingin tahu gelar apa yang akan diberikan Ratu kepada anak-anak mereka.

Menurut People seperti dilansir dari HelloMagazine, pangkat seorang Duke hanya dapat diwarisi oleh pewaris laki-laki. Jika pasangan itu memiliki anak perempuan, mereka tidak akan diberi gelar Duchess, namun akan dipanggil dengan sebutan Lady.

Jika putri mereka dewasa nanti, mereka harus menikahi adipati sendiri untuk mendapatkan gelar resmi Duchess. Meskipun perubahan mengenai anak-anak kerajaan telah dilakukan sebelumnya, awal tahun ini Putri Charlotte, anak kedua Pangeran William dan Kate Middleton, membuat sejarah kerajaan dengan menjaga pangkatnya setelah kelahiran Pangeran Louis, anak ketiga Pangeran William dan Kate Middleton.

Ini mengikuti perubahan hukum suksesi di Inggris yang diperbarui menjelang kelahiran Pangeran George pada tahun 2013 untuk memungkinkan putri sulung Pangeran Wiliam dan Kate Middleton didahulukan daripada saudara laki-laki yang lebih muda.

Di masa lalu, anak-anak mengambil preseden atas suadara perempuan mereka di garis sukses menuju takhta, tetapi hukum baru persamaan gender menetapkan Putri Charlotte tetap keempat sejalan dengan takhta, sementara adiknya kelima.

Keputusan itu telah disetujui pada KTT Persemakmuran di Australia pada tahun 2011, mengubah aturan 300 tahun. Sesuai aturan keluarga kerajaan, anak-anak Pangeran Harry dan Meghan Markle tidak akan diberikan gelar Pangeran atau Putri.

Dalam sebuah wawancara dengan Newsweek di tahun 2017, Pangeran Harry pernah mengungkapkan bahwa ia ingin membesarkan anak-anaknya dengan filosofi turun-ke-bumi, seperti yang diterapkan almarhum ibunya, Putri Diana.

”Ibu saya berperan besar dalam menunjukkan ke saya kehidupan biasa,” katanya. ”Syukurlah saya tidak sepenuhnya terputus dari kenyataan. Saya bertekat untuk memiliki kehidupan normal, dan jika saya beruntung memiliki anak, mereka juga dapat memilikinya.”

(bun/bin)

Penulis : Bunga Kusuma Dewi
Editor: Bunga Kusuma Dewi
Berita Terkait