Manajer Ungkap Alasan yang Sebenarnya Berhentikan Pengacara dari Jane Shalimar

Abdul Rahman Syaukani Kamis, 10 Januari 2019 13:30:00
Manajer Ungkap Alasan yang Sebenarnya Berhentikan Pengacara dari Jane Shalimar

TABLOIDBINTANG.COM - Jane Shalimar sempat menunjukkan perhatiannya kepada Vanessa Angel yang terseret kasus prostitusi online dan sempat diamankan di Polda Jawa Timur pada Sabtu (5/1).

Selain menemani Vanessa di Surabaya, Jane Shalimar juga sempat memberikan pendampingan dengan memberikan pengacara Muhammad Zakir Rasyidin dan tim, untuk membantu proses hukum Vanessa Angel.

Namun selang sehari dari jumpa pers yang digelar Jane Shalimar dan Muhammad Zakir Rasyidin, manajer Vanessa Angel, Lidya, mengabarkan kepada media bahwa pihaknya telah mencopot pengacara dan menggantinya dengan yang baru. Tak sampai disitu saja, Jane Shalimar juga diminta untuk tidak ikut campur ke dalam proses hukum Vanessa Angel.



Kepada Tabloidbintang.com, Lidya mengungkapkan alasan yang sebenarnya kenapa pihaknya memberhentikan pengacara Zakir Rasyidin. Dia terpaksa mencopot karena dia telah membuat pernyataan kontroversial dan mengganggu proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian Polda Jawa Timur.

"Kalau ada statement yang begitu membantah kan berarti melawan kinerja polisi donk. Saya tidak mau ada kekisruhan baru. Saya tidak mau ada permasalahan baru, ini saja sudah menguras tenaga banget. Lebih baik diredam, cooling down gitu, loh Mas," kata Lidya.

Pemberhentian tim pengacara dari Jane Shalimar, katanya, atas kesepakatan bersama antara Vanessa Angel dan manajemen.

"Ya permintaan kita semua lah. Sekarang gini Mas, proses hukum kan sedang berjalan, lebih baik kita ikuti dan kita taati," kata Lidya lebih lanjut.

(man / wida)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Wida Kriswanti
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.