Giring Ganesha Nyapres, Roy Marten:  Setidaknya Jadi Walikota Dulu

Ari Kurniawan Minggu, 30 Agustus 2020 07:00:39
Roy Marten menanggapi keputusan Giring Ganesha untuk maju dalam pemilihan presiden 2024 mendatang. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Aktor senior Roy Marten menanggapi keputusan Giring Ganesha untuk maju dalam pemilihan presiden 2024 mendatang. 

Roy Marten mengenal Giring sebagai pribadi yang baik dan penuh talenta. Ayah Gading Marten itu pun menghargai pilihan Giring. Tapi, menurut Roy, untuk jadi presiden dibutuhkan jam terbang yang cukup.  

"Pertama saya penggemar Giring, saya sangat suka Giring. Giring nyalonin capres sah, karena setiap warga negara berhak. Tapi satu, Giring bukti waktu," kata Roy Marten, saat dijumpai di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8). 

Roy Marten menanggapi keputusan Giring Ganesha untuk maju dalam pemilihan presiden 2024 mendatang. (Seno/tabloidbintang.com)
Roy Marten menanggapi keputusan Giring Ganesha untuk maju dalam pemilihan presiden 2024 mendatang. (Seno/tabloidbintang.com)

"Untuk jadi presiden butuh kemampuan yang luar biasa untuk mengatur 250 juta rakyat Indonesia. Setidaknya jadi walikota dulu Giring atau jadi gubernur, atau jadi apa aja yang di bidang pemerintah, " lanjutnya.  

Di luar kesiapan pribadi, Roy Marten juga mengingatkan tentang kendaraan politik yang bisa digunakan Giring Ganesha untuk mewujudkan niatnya jadi presiden.  

"Pertanyaannya dia mau make partai apa? Kalau PSI hari ini tidak punya kursi di DOR.  jadi kalau selama Undang-undang pemilunya masih kayak gini ya tidak mungkin Giring bisa nyapres karena partainya nggak ada," tandas Roy Marten. 

Giring Ganesha untuk maju dalam pemilihan presiden 2024 mendatang. (Seno/tabloidbintang.com)
Giring Ganesha untuk maju dalam pemilihan presiden 2024 mendatang. (Seno/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.