Erick Thohir Siapkan Indonesia sebagai Tuan Rumah Olimpiade 2032

TEMPO Sabtu, 18 Mei 2019 13:00:00
Erick Thohir mengatakan Indonesia akan membentuk kepanitiaan untuk tuan rumah Olimpiade 2032. (TEMPO)

TABLOIDBINTANG.COM - Ketua Olimpiade Indonesia Erick Thohir mengatakan Indonesia akan membentuk kepanitiaan untuk tuan rumah Olimpiade 2032. Kepanitian itu akan dibentuk pada tahun depan.

"Tentu panitia untuk Olimpiade ini harus sudah siap, ya akhir tahun ini atau awal tahun depan karena saya sendiri Juni sudah diminta untuk mulai menyiapkan persiapannya," kata Erick di Hotel Beau Rivage, Jenewa, Swiss, Kamis petang

Erick telah mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu Presiden Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach di Museum Olimpiade, Lausanne, Swiss.

Menurut Erick, pertemuan itu untuk memberi kepastian bahwa Indonesia siap dalam menyelenggarakan Olimpiade 2032. Erick menambahkan sejumlah fasilitas olahraga dan stadion tersedia di Indonesia.

"Dengan pertemuan hari ini Indonesia juga membuktikan keseriusan untuk menjadi tuan rumah Olimpiade. Karena itu saya sendiri diminta hadir kembali tanggal 21 Juni untuk bersiap dengan segala prosedural ataupun langkah-langkah yang harus disiapkan di Indonesia sebagai tuan rumah," jelas Erick. Dia mengatakan pada perhelatan Olimpiade akan menekankan teknologi ramah lingkungan.

Wapres JK saat pertemuan dengan Thomas Bach menjelaskan Indonesia berpartisipasi aktif dalam forum olahraga internasional. "Semua dilakukan dengan mendukung prinsip-prinsip sportivitas yang berlaku secara global, netral dan tidak diskriminatif, serta menegakkan tata pemerintahan yang baik, dan juga mendukung kesetaraan gender," demikian kata Wapres. 

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.