Dukungan Masyarakat Tentukan Keberhasilan Vaksinasi Covid-19

Redaksi Kamis, 14 Januari 2021 08:00:16
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Kominfo Johnny G. Plate usai Penandatanganan SKB tentang Penyelenggaraan Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19 di Kantor Kementerian Kesehatan (kominfo.go.id)

TABLOIDBINTANG.COM - Program vaksinasi nasional Covid-19 secara gratis dimulai hari ini, Rabu (13/01/2021), sebagai upaya untuk keluar dari pandemi yang tengah melanda. Sebagai penerima vaksin pertama adalah Presiden RI Joko Widodo.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan vaksinasi adalah upaya untuk melindungi diri sendiri sekaligus seluruh umat manusia di dunia.

“Pesan saya hanya satu kepada teman-teman saya rakyat Indonesia, bahwa vaksin ini adalah alat yang bisa dipakai untuk melindungi diri kita. Tetapi yang lebih penting, vaksin ini juga digunakan untuk melindungi keluarga kita, melindungi tetangga-tetangga kita, melindungi rakyat Indonesia, melindungi peradaban umat manusia di seluruh dunia,” ujarnya di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/01/2021).

Melalui vaksinasi diharapkan segera tercapai kekebalan komunitas atau herd immunity. Untuk mencapai hal tersebut diperlukan vaksinasi kepada 70 persen dari populasi masyarakat.

Menteri Budi Gunadi berharap dukungan dan partisipasi dari seluruh masyarakat Indonesia terhadap program ini.

“Partisipasi dari teman-teman dari seluruh rakyat Indonesia akan sangat menentukan keberhasilan program ini. Semoga teman-teman saya seluruh rakyat Indonesia bisa memulai program vaksinasi ini, mendukung program vaksinasi ini untuk membangun Indonesia dan dunia yang lebih sehat dan bebas dari pandemi Covid-19,” pungkasnya. 

Artikel ini diambil dari laman kominfo.go.id.

Penulis Redaksi
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.