Muncul Lagi Wanita yang Mengaku Jadi Korban Pencabulan Gatot Brajamusti

Abdul Rahman Syaukani Kamis, 15 September 2016 14:50:11
Gatot Brajamusti (Seno Susanto/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Selain harus berhadapan dengan masalah hukum terkait kasus narkoba, senjata api ilegal, dan satwa dilindungi, Gatot Brajamusti juga terancam pidana kasus pencabulan dan pemerkosaan.

Setelah wanita berinisial CT membuat laporan polisi ke Polda beberapa waktu lalu, kini giliran wanita yang namanya disamarkan dengan "pasword 2" mengambil langkah serupa.

Pasword 2 melaporkan Gatot Brajamusti ke Polda Metro Jaya pada Rabu (15/9) kemarin, atas tudingan melakukan pencabulan dan pemerkosaan.

"Hari ini kami sudah buat pelaporan korban kedua di antara 8 orang yang sudah memberikan kuasa ke kami Elza Sjarief. Yang ini saya kasih inisial Password 2," ucap Rhony Sapulete selaku kuasa hukum, usai membuat laporan polisi.

Korban kedua mengaku mengenal Gatot Brajamusti pada 2008 silam saat Reza Artamevia dan Gatot launching album di TVRI.

"Dia menonton launching album Reza dan Gatot di TVRI. Kemudian ajakan Gatot ke Rumah di Pondok Indah," jelas Rhony Sapulette.

Sejak saat itulah Gatot Brajamusti kemudian memintanya untuk mengkonsumsi aspat. Setelah mengkonsumsi aspat yang kemudian diketahui narkoba jenis sabu, Password 2 kemudian dicabuli berkali-kali.

Bahkan, menurut Rhony, kliennya juga sempat diminta berhubungan seks secara beramai-ramai oleh Gatot Brajamusti.

"Yang kami laporkan sama kayak klien pertama soal dugaan pemerkosaan dan pencabulan. Dengan cerita sama, setiap perbuatan Gatot diawali dengan makanan jin itu, aspat," katanya.

"Korban kemudian dicekokin dengan aspat dan perilaku seksual menyimpang, sama kayak korban sebelumnya (CT)," imbuh Rhony Sapulette.

(man/ari)


Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.