Salmafina Sunan Risih Ditanya Soal Ramadhan

Supriyanto Rabu, 14 April 2021 18:00:23
Menurut Salmafina pertanyaan soal Ramadhan ditujukan kepadanya yang kini beragama Kristen dianggap tidak sopan. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Salmafina Sunan sudah terang-terangan meninggalkan agama Islam dan memilih masuk Kristen. Saat ini putri pengacara Sunan Kalijaga itu pun tinggal di Amerika bersama pacar bulenya.

Di tengah kebahagiannya bersama kekasih, Salmafina tampak kesal lantaran masih ada yang menanyakan soal ibadah puasa kepadanya.

Awalnya Salmafina membuka sesi tanya jawab di salah satu aplikasi Instagram Stories di Instagram miliknya. Muncul pertanyaan dari follower-nya.

"Kakak di sana puasa enggak Kak?" tanya netizen.

Membaca pertanyaan itu Salmafina pun tampak terganggu. Menurutnya menganggap masih saja ada pertanyaan itu kepadanya.

"2 tahun terakhir (termasuk tahun ini) setiap bulan ramadan, pasti ditanya kayak gini dan banyak yang nanya," kata Salmafina dalam Insta Stories miliknya.

"Tahun kemarin legit aku nggak jawab sama sekali, karena menurut aku masih wajarlah. Mungkin mereka yang nanya ketinggalan berita, atau memang nggak tahu atau memang "iseng" nanya," sambungnya lagi.

"Menurutku ini same thing as my fellow Christian nanyain 'masih ke gereja nggak?'," Jelas Salmafina Sunan.

Menurut Salmafina pertanyaan soal Ramadhan ditujukan kepadanya yang kini beragama Kristen dianggap tidak sopan.

"Both are nggak sopan to me and i feel nggak nyaman ditanyain seperti itu. And regarding the puasa ya of course tidaklah," tutur Salmafina kesal.

"Coba tanyain orang sama orang yang mualaf, "kak masih ngerayain natal nggak?" pasti aneh dan gengges," pungkas Salmafina.

(pri)


Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.