Heboh Kasus First Travel, Maia Estianty Justru Beri Hadiah Umrah Gratis

Christiya Dika Handayani Senin, 28 Agustus 2017 23:59:00
Maia Estianty bagi - bagi hadiah umrah gratis (Seno / Tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Kasus penipuan umrah First Travel yang dilakukan pasangan Anniesa Hasibuan dan Andika Surachman tengah ramai diperbincangkan. Penipuan ini diketahui telah merugikan lebih dari 50 ribu jemaah. Tak heran jika kini publik semakin berhati-hati dalam memilih pelayanan umrah dan haji.

Namun, sepertinya kasus tersebut tidak membuat Maia Estianty merasa kapok. Justru dengan ramainya pemberitaan ini membuat Maia Estianty turut prihatin dan mengaku akan memberikan hadiah umrah gratis. Seperti yang disampaikannya melalui akun Instagramnya.

Di kolom keterangan, Maia Estianty menuliskan bahwa hadiah umrah gratis ini diberikan kepada pembeli produk krim kecantikannya. Sejumlah syarat pun disebutkan Maia Estianty dalam kolom keterangannya, seperti harus membeli produk dengan minimal pembelian Rp. 1 juta dan masih ada syarat lainnya.

Maia Estianty beri umrah gratis (Instagram)
Maia Estianty beri umrah gratis (Instagram)

Hal ini lantas ditanggapi komentar negatif dari netizen. "Kalau ada syarat nya itu bukan gratis. Apalagi untuk pembelian 1juta rupiah tidak semua nya bisa membeli. Kirain umroh gratis langsung dari mbak Maia nya," komentar salah satu akun. "Entar mirip first travel lagi," kata netizen lain.

Namun, ada pula netizen yang antusias dengan hadiah umrah gratis yang dijanjikan Maia Estianty. "Wahhhhhh umroh gratissss cucok meong nih," tulis seorang netizen. "Alhamdulillah, hadiahnya ke arah ibadah. Lebih variatif," timpal netizen lain.

 

(dika / wida)


Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Wida Kriswanti
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.