Chelsea Olivia Kini Memeluk Katolik, Sama dengan Glenn

Indra Kurniawan Minggu, 18 Mei 2014 09:22:00
Foto: Seno/BION

TABLOIDBINTANG.COM - Di sela kegiatan syuting, Chelsea Olivia aktif mengikuti kegiatan katekumen di gereja Katolik. Selama masa katekumen, ia belajar mengenai agama Katolik. Ia belajar perihal doa-doa Katolik dan berbagai sakramen yang ada di Katolik. 

"Sebenarnya aku sering ke gereja Katolik. Misalnya, kalau berdoa aku suka ke Gua Maria. Aku juga suka menjalani ibadah secara Katolik, lebih khidmat. Setelah aku berdoa dan minta petunjuk pada Tuhan, akhirnya aku ditunjukkan ke Katolik. Kebetulan Glenn penganut Katolik. Aku ikut katekumen untuk dibaptis," bilang Chelsea yang dulunya menganut Protestan. 
    
Banyak hal yang didapatkan Chelsea selama beberapa bulan ikut katekumen. "Aku tak hanya belajar tentang apa yang aku enggak tahu (tentang agama Katolik), tapi juga banyak sharing tentang kehidupan. Puji Tuhan aku dipertemukan dengan guru yang benar-benar asyik. Terus terang, sekarang aku merasa lebih dekat dengan Tuhan," ucapnya.  

Selesai menempuh katekumen, Chelsea tak hanya menerima sakramen baptis pada hari Natal mendatang, tapi juga menerima sakramen krisma, yang merupakan tanda kedewasaan iman seseorang. "Dapat dua nama sebenarnya, nama baptis dan nama krisma. Tapi kata guru aku, satu nama saja enggak apa-apa. Sekarang aku masih mencari  nama," terangnya. 
    
Ibundanya Chelsea, Yuliana Agustine, yang pemeluk Protestan, sama sekali tak keberatan anaknya menjadi Katolik. Yuliana malah bangga anaknya belakangan makin religius dan sering pergi ke gereja. "Aku bilang kepada mama: 'Ma, nanti kalau aku baptis datang, ya ke gereja," bilang Chelsea yang kerap beribadah di  Gereja Katolik Paroki Santo Stefanus di Cilandak, Jakarta Selatan, bersama sang kekasih dan keluarganya. 

(ind/adm)

Penulis Indra Kurniawan
Editor Suyanto Soemohardjo
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.