Film Mile 22 yang Dibintangi Iko Uwais dan Mark Wahlberg Bakal Dibuat Trilogi

Supriyanto Selasa, 21 Agustus 2018 15:20:25
Iko Uwais (Markuat / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Puluhan artis tanah air berdecak kagum usai menyaksikan film Mile 22 yang dimainkan Iko Uwais dan Mark Wahlberg. Film garapan Peter Berg itu akan tayang di Indonesia mulai Selasa (21/8) hari ini.

Sayang saat pemutaran film perdana film Mile 22 di Plaza Senayan, Senin (20/8) malam Iko Uwais berhalangan hadir karena sedang ada syuting film di Kanada.

"Iko lagi di Canada. Sedang ada proyek terbaru lagi. Minta doanya untuk Iko ya," ucap Ricky Siahaan dari pihak manajemen Iko Uwais.

Iko Uwais (Markuat / tabloidbintang.com)
Iko Uwais (Markuat / tabloidbintang.com)

Pada kesempatan itu, Ricky mengabarkan bahwa sutradara senang bekerjasama dengan Iko Uwais. Ricky pun memberi bocoran bahwa Mile 22 akan dibuat trilogi.

"Rencananya film ini akan dibuat trilogi," kata Ricky Siahaan dalam jumoa pers usai screening film Mile 22 di Plaza Senayan.

Sayangnya, pihak manajemen Iko belum berani memastikan kapan dan apakah Iko Uwais akan kembali muncul.

"Jadi memang sudah dikasih tahu kalau Mile 22 akan dibuat triloginya. Jadi mudah-mudahan nanti bisa segera terlaksana syuting dan yang kedua akan ada. Tapi kita nggak bisa prediksi kapan syutingnya ya," tambah Ricky Siahaan.

Dalam film tersebut, Iko berperan sebagai Li Noor seorang polisi lokal yang bekerja sama dengan pasukan elit CIA yang dipimpin Mark Wahlberg untuk menguak lokasi penyimpanan bahan penghancur massal yang bisa memusnahkan bumi.

Sebagai tokoh utama kedua, Iko punya porsi yang cukup banyak di film ini, terutama pada adegan perkelahiannya.

(pri/ray)

Penulis Supriyanto
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.