Bongky Bangkitkan Lagi Garuda Pancabora Bersama Smailing Jendral

Ari Kurniawan Jumat, 14 Agustus 2020 10:00:44
Smailing Jendral. (Istimewa)

TABLOIDBINTANG.COM - Lagu Garuda Pancaroba pertama kali hadir pada 2001, di album kedua grup band Rock BIP. Lagu tersebut lahir dari kecintaan terhadap Indonesia dan Pancasila.

Sembilan tahun berlalu, bertepatan dengan HUT RI Ke-75, Bongky memutuskan untuk membangkitkan kembali Garuda Pancaroba bersama Irang Arkad (vokal), Jaka Djakers (drum), dan Thomas (gitar), yang tergabung dalam Smailing Jendral.

Diungkapkan Bongky, keinginan untuk menghidupkan lagi Gaduda Pancaroba bermula dari kegelisahannya terhadap sitausi saat ini, di mana banyak pihak yang berupaya mengusik, bahkan menggeser Pancasila sebagai dasar negara. 

"Ya, sedih ya melihat Pancasila ditarik sana, tarik sini, untuk kepentingan pribadi. Buat saya, Pancasila sudah final, tidak sehatusnya diganggu, karena sudah mewakili semua golongan di Indonesia," kata Bongky, di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (12/8). 

Smailing Jendral. (Istimewa)
Smailing Jendral. (Istimewa)

Dibanding versi sebelumnya, menurut Bongky, Garuda Pancaroba yang dibawakannya saat ini lebih matang, dengan alunan musik yang lebih tegas. 

"Karena sudah pernah membawakan, jadi lebih tahu arahnya. Bisa dibilang Smailing Jendral adalah wadah untuk menuelesaikan misi yang belum terselesaikan".

Selaras dengan semangat yang ada di lirik lagunya, video klip Garuda Pancaroba juga dibuat dengan konsep yang sangat Indonesia, lewat unsur pewayangan. Garuda digambarkan dalam siluet wayang orang.

"Penokohan wayang lebih bisa bikin kita berimajinasi, karena udah ada cerita-cerita masyarakat di dalamnya," ungkap Bongky. 

"Biar ngasih tahu juga bahwa wayang itu dari Indonesia, dan nggak diklaim lagi," sahut Irang. 

Lagu dan video klip Garuda Pancaroba versi Smailing Jendral bisa disaksikan secara eksklusif di YouTube Zonmer Official. 

(ari)
 

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.