Film Susah Sinyal Sukses, Aktris Ini Berutang Budi Pada Ernest Prakasa

Wayan Diananto Minggu, 14 Januari 2018 18:30:36
Film Susah Sinyal Sukses, Aktris Ini Berutang Budi Pada Ernest Prakasa

TABLOIDBINTANG.COM - Sejumlah permintaan itu diajukan Ernest agar pemain dan kru dapat bekerja optimal. Salah satu pemain yang merasakan manfaatnya, Asri Welas (38).

Ia teringat momen saat dipinang Ernest untuk membintangi Cek Toko Sebelah. Saat berdiskusi dengan Ernest, Asri sempat minder mengingat pengalamannya di lokasi syuting layar lebar masih minim.

“Saya memberi tahu Ernest, 'Nest, saya main film baru sekali, sisanya sinetron semua. Kenapa kamu percaya sama saya?' Dengan cepat Ernest menjawab, 'Saya maunya Mbak Asri yang main karena saya tahu Mbak punya potensi untuk memerankan karakter itu,’” Asri mengingat. 

Film Susah Sinyal Sukses, Aktris Ini Berutang Budi Pada Ernest Prakasa (Seno / tabloidbintang.com)
Film Susah Sinyal Sukses, Aktris Ini Berutang Budi Pada Ernest Prakasa (Seno / tabloidbintang.com)

Kepercayaan Ernest membesarkan hati Asri. Ia sukses memerankan karakter Bu Sonya. Selain itu, Asri meraih piala Pemeran Pendukung Wanita Terbaik di ajang Indonesian Box Office Movie Awards 2017 dan Piala Arifin C. Noer di malam puncak Piala Maya, akhir tahun lalu.

Dalam Susah Sinyal, Ernest memercayakan peran Tante Maya kepada Asri. 

“Saya ingat betul, saat Cek Toko Sebelah meledak, banyak orang mengirim pesan melalui akun Instagram. Mereka senang dengan akting saya. Membaca pesan itu, rasanya tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Sekarang dapat kesempatan lagi di Susah Sinyal. Saya beruntung bekerja sama dengan Ernest. Dia memberi peran yang tepat untuk saya sehingga penonton terkesan. Istilahnya, saya berutang budi kepadanya,” ungkap bintang sinetron Suami-suami Takut Istri.

(wyn / gur)

Penulis Wayan Diananto
Editor Tubagus Guritno
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.