Michelle Ziudith Tak Anggap Dilan 1990 Saingan London Love Story 3

Andira Putri Selasa, 13 Pebruari 2018 21:20:38
Michelle Ziudith (Andira Putri / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Michelle Ziudith ikut memberikan tanggapan terhadap kompetisi antara film Dilan 1990 dan London Love Story 3 yang dibintanginya.

Kedua film tersebut dianggap sebagai saingan karena dirilis dalam waktu berdekatan dan sama-sama mengusung genre percintaan remaja. Michelle Ziudith sendiri tidak melihat Dilan 1990 sebagai saingan London Love Story 3.

Michelle Ziudith (Andira Putri / tabloidbintang.com)
Michelle Ziudith (Andira Putri / tabloidbintang.com)

“Untuk bersaing dengan film lain, itu bukanlah suatu kompetisi ya menurut aku. Sebenarnya kita justru berlomba-lomba untuk bagaimana caranya karya film-film dalam negeri menjadi tuan rumah penonton Indonesia dulu sebelum menerima film luar negeri,” tutur Michelle Ziudith di The Maj, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (13/2).

Ketimbang menganggap sebagai saingan, Michelle Ziudith justru mengapresiasi Dilan 1990. Michelle Ziudith senang jika ada film Indonesia yang sukses.

Michelle Ziudith (Andira Putri / tabloidbintang.com)
Michelle Ziudith (Andira Putri / tabloidbintang.com)

“Aku senang banget ada film Indonesia yang merajai box office dibandingkan film luar. Sebagai orang yang bekerja di industri, ini sebuah kebanggaan buatku,” tambah Michelle Ziudith.

Sementara pencapaian London Love Story 3 juga tidak bisa dipandang remeh. Film ini sudah memiliki kumpulan penggemar tersendiri. Perolehan penontonnya juga mencapai angka ratusan ribu.

“Kita nggak kehilangan orang-orang yang dulunya nonton film kita. Hari keempat, kita udah dapat sekitar 300.000 penonton. Itu udah di luar ekspektasi sebenarnya. Kita berharap nggak sebanyak itu,” tutup Michelle Ziudith.

(dira/ray)

Penulis Andira Putri
Editor Panditio Rayendra
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.