Sinopsis Cinta Suci SCTV Hari Ini Selasa 28 Mei 2019

Panditio Rayendra Selasa, 28 Mei 2019 17:00:08
Sinopsis Cinta Suci SCTV Hari Ini Selasa 28 Mei 2019

TABLOIDBINTANG.COM - Sinopsis Cinta Suci SCTV Hari Ini Selasa 28 Mei 2019.

Suci dan Bu Wahida masuk ke kamar Bunga dan Bunga tampak rebahan di kasurnya. Bu Wahida dan Suci membangunkannya dan meminta pendapat Bunga apa Bunga gak keberatan kalau nanti malam kita adakan pengajian.

Bunga tampak melangkah ke taman samping rumah. Di sana dia tercenung menatap beberapa foto bayi Juna di HP-nya. Bunga tampak menangis dan bilang dia kangen banget sama anaknya itu.

Bunga mendatangi kantor Aditya. Di ruang kerja Aditya itu ada Monica dan Bu Sandra. Bunga mendekati Aditya dan bilang dia akan memberikan suntikan dana ke perusahaan Aditya. Bunga bilang ada syaratnya.

Sinopsis Cinta Suci SCTV Hari Ini Selasa 28 Mei 2019.

Embun tampak berdiri sendirian di depan teras rumah Alexa. Dia gak tahu apa yang harus dilakukannya sekarang. Mau kerjasama sama Pak Nirwan dia takut ketemu Yudha.
Alexa menghasut Embun, sebaiknya lakukan saranku itu, Embun. Kamu temuin Marcel sama Suci, kamu ngoceh aja soal hubungan dekat kamu sama Marcel di pulau itu, bahkan kalau perlu kamu bilang aja kamu hamil.

Bu Dahlia tampak melangkah di depan beberapa ruko. Dia akhirnya berhenti di depan sebuah warung makan. Saat pemiliknya membuka warung, Bu Dahlia bertanya apa di situ menerima karyawan.

Di saat yang bersamaan Suci, Bu Wahida dan Bunga tampak melintas di depan ruko itu. Mereka baru saja pulang dari Mal. Tanpa sengaja Suci melihat Bu Dahlia memohon-mohon pada pemilik warung.

Sinopsis Cinta Suci SCTV Hari Ini Selasa 28 Mei 2019.

Penulis Panditio Rayendra
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.