Dicurigai Bakal Hindari Proses Hukum, Polisi Cekal Yang Hyun Suk

Rizki Adis Abeba Selasa, 20 Agustus 2019 14:00:23
Meski tidak ditahan, polisi menetapkan larangan bepergian terhadap Yang Hyun Suk. (Viki)

TABLOIDBINTANG.COM - Meski tidak ditahan, polisi menetapkan larangan bepergian terhadap Yang Hyun Suk. Kabar ini diungkapkan oleh acara berita No Cut News pada Selasa (20/08).

Larangan bepergian tersebut ditetapkan setelah Yang Hyun Suk ditandai polisi atas kasus perjudian di luar negeri. Pihak otoritas sampai pada keputusan bahwa Yang Hyun Suk berisiko melakukan penerbangan keluar Korea untuk menghindari proses hukum.

Yang Hyun Suk diduga terlibat kasus perjudian di luar negeri. (Viki)
Yang Hyun Suk diduga terlibat kasus perjudian di luar negeri. (Viki)

Pada 8 Agustus lalu, polisi berhasil mendapatkan bukti-bukti tindak perjudian yang dilakukan Yang Hyun Suk dan Seungri di sebuah kasino hotel di Las Vegas, Amerika Serikat. Yang Hyun Suk dan Seungri telah ditandai oleh polisi pada 14 Agustus. Menyusul setelah itu pada 17 Agustus polisi segera bergerak untuk menggeledah markas YG Entertainment selama lima jam.

“Kami masih melanjutkan proses (menganalisa data yang diperoleh dari pencarian dan penyitaan di kantor YG Entertainment). Setelah analisa data selesai, kami akan memanggil (Yang Hyun Suk dan Seungri), namun kemungkinan besar tidak akan dilakukan dalam minggu ini,” jelas Divisi Investigasi Kejahatan Polisi Metropolitan Seoul saat menggelar jumpa pers pada Senin (19/8).

Polisi juga mengungkapkan bahwa proses interogasi terhadap Yang Hyun Suk dan Seungri akan dilakukan di tempat tertutup. “Kami masih harus mendiskusikan apakah akan memanggil mereka di depan publik atau tidak,” lanjut kepolisian.

(riz)

 

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.