Ingin Berdamai, Pangeran Harry Diam-diam Hubungi Kate Middleton

Binsar Hutapea Senin, 13 Juli 2020 21:00:23
Kate Middleton dihubungi Pangeran Harry. (Instagram/Kensington Royal)

TABLOIDBINTANG.COM - Pangeran Harry dan Kate Middleton pernah bersahabat baik. Tapi sejak Pangeran Harry dan Meghan Markle memutuskan mundur dari Kerajaan Inggris, hubungan keduanya menjadi tak seharmonis dulu.

Diam-diam rupanya Pangeran Harry--yang kini tinggal di Amerika Serikat-- menghubungi kakak iparnya itu untuk memperbaiki hubungannya serta  mengikuti saran Kate Middleton pulang ke rumah ke Inggris untuk menyelesaikan masalah dengan anggota keluarga lainnya.

“Salah satu tragedi Mexit adalah hancurnya hubungan Harry dan Kate, padahal mereka sangat dekat. Sangat menyedihkan melihat hal itu,” kata pengarang buku Royally Suited: Harry & Meghan in Their Own Words, Phil Dampier kepada New Idea

Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Depositphotos)
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Depositphotos)

“Harry berusia 19 tahun ketika William mulai berkencan dengan Kate dan menyebutnya sebagai ‘saudara perempuan yang saya tak pernah miliki’. Ketika mereka bersama selalu ada tawa dan canda, tenjtu saja ada William juga di situ. Ada kasih sayang di antara mereka dan sepertinya keduanya merindukan hari-hari itu,"  lanjutnya 

Meski begitu, menurut Phill Dampier, memperbaiki hubungan dengan Pangeran Harry bukanlah prioritas utama Kate Middleton. Ia  fokus membesarkan ketiga anaknya. 

“Prioritas Kate adalah ketiga anaknya, William, dan juga Sang Ratu,” kata Phill. “Dia tak akan membiarkan apa pun menghalangi prioritasnya, dan memperbaiki hubungan tampaknya bukan hal yang diutamakannya, terutama dengan Meghan Markle," sambung Phill. 

Penulis Binsar Hutapea
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.