Cerita Baby Sexyola Digrebek dan Diusir Satpol PP saat Tampil di Monas

Supriyanto Selasa, 30 April 2019 20:15:23
Baby Sexyola digerebek kemudian diusir oleh sejumah Petugas Satpol PP di kawasan Monas, Jakarta Pusat. (Istimewa)

TABLOIDBINTANG.COM - Baby Sexyola digerebek kemudian diusir oleh sejumah Petugas Satpol PP di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Minggu (24/4) kemarin. Insiden tersebut membuat malu Baby Sexyola lantaran terjadi di depan penggemarnya.

Saat diminta menceritakan kronologi kejadian memalukan itu, Baby Sexyola mengaku pihaknya kurang memperhatikan soal perizinan.

Padahal saat itu Baby Sexyola ingin mempromosikan single "Gila Gila Kaya" kepada penggemarnya yang datang dari beberapa tempat. Kemudian, Satpol PP mendatangi Baby Sexyola dan meminta musik dimatikan.

Baby Sexyola (Istimewa)
Baby Sexyola (Istimewa)

"Aku cari tempat yang teduh dan ternyata harus pakai surat izin aku enggak tau kalau harus pake surat izin, gitu. Apalagi katanya nginjek rumput tuh enggak boleh. Ya kan aku nyari tempat yang teduh," ungkap Baby Sexiola usai mengisi acara di Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (30/4).

Baby Sexyola tidak menampik hal tersebut membuatnya tak enak hati kepada penggemar yang rela datang jauh tapi tidak sesuai harapan.

"Ya sebenarnya gini, kalau dibilang sedih ya sedih. Dibilang malu ya malu. Karena dengan kayak gitu Princess bisa mengecewakan para fans Princess yang sudah datang jauh-jauh," terang Baby Sexyola.

"Mereka lagi asik joget. Mereka menyanyi tapi langsung digerebek sama Satpol PP. Apalagi ini Princess lagi menyanyi asyik-asyik dan fans Princess itu mau ikut joget menyanyi juga. Ternyata distop-stop gitu. Princess lihat ada mobil kayak mobil angkutan buat angkut orang-orang yang suka ada di pinggir jalan itu loh," pungkas Baby Sexyola.

(pri/bin)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.