Galih Ginanjar Minta Maaf Sambil Ungkit Jasanya, Keluarga Fairuz A Rafiq Kesal

Supriyanto Kamis, 8 Agustus 2019 18:45:23
Galih Ginanjar ungkap jasanya, keluarga Fairuz A Rafiq kesal. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Galih Ginanjar kembali mengutarakan penyesalan dengan meminta maaf kepada Fairuz A Rafiq lewat video yang diduga direkam oleh pengacara Farhat Abbas melalui gadget-nya.

Namun bukan mendapat simpatik, Galih Ginanjar malah membikin keluarga Fairuz A Rafiq makin geram. Pasalnya, dalam video tersebut Galih Ginanjar mengungkit-ungkit pernah mengurus A Rafiq, ayah Fairuz, saat dirawat di rumah sakit sebelum meninggal.

"Bukannya makin kasian malah makin kesal, Papah (A Rafiq) tuh udah enggak ada biar Papah tenang di alam sana, jangan diungkit-ungkit lah, terus dia (Galih) bilang ngurusin Faaz, lah dia kan bapaknya," ungkap Rani A Rafiq, kakak Fairuz usai mengisi acara di Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (8/8).

Galih Ginanjar (Supriyanto/tabloidbintang.com)
Galih Ginanjar (Supriyanto/tabloidbintang.com)

Galih juga membuat kesal keluarga besar Fairuz A Rafiq yang baru-baru ini mulai memperhatikan sang anak, Faaz King. Padahal Galih sempat meragukan Faaz adalah hasil dari berhubungan dengan Fairuz A Rafiq.

"Ngurusin adalah kewajibannya, sampai sekrang juga harusnya ngurusin sampe nanti Faaz mandiri sendiri. Walaupun Faaz enggak dianggap, suruh tes DNA katanya ha ha ha," tambah Fadia A Rafiq.

Rani A Rafiq menyebut niat Galih Ginanjar mencari simpati telah gagal. Bukan merasa iba, keluarga Fairuz A Rafiq malah jengkel karena tindakan Galih seolah menambah kekesalan.

"Enggaklah, istilahnya kaya nambahin garam ke luka," pungkas Rani A Rafiq.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.