Nunung Tertangkap Kamera Sedang Ada di Solo, Ini Penjelasan Pihak RSKO

Redaksi Senin, 30 Desember 2019 05:00:45
Nunung dapat kelonggaran dari pihak RSKO untuk mengunjungi ibunya yang sakit. (Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Video yang memperlihatkan Nunung Srimulat tengah berada di Bandara Adi Soemarno, Solo, beredar di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat Nunung tengah berjalan meninggalkan bandara. 

Pemandangan tersebut cukup mengejutkan publik. Sebab, sesuai putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Nunung seharusnya masih menjalani proses rehabilitasi narkoba di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur.

Saat dikonfirmasi, Direktur Utama RSKO Cibubur, Azhar Jaya, mengatakan kepergian Nunung ke Solo sudah mendapat izin dari pihak rumah sakit. 

"Jadi gini, Mbak Nunung itu masih menjalani tahap rehabilitasi di RSKO. Kemarin dia mengajukan izin menjenguk ibunya yang sedang sakit kanker. Jadi dia minta izin untuk menjenguk ibunya dan sekarang sudah balik di RSKO," ucap Azhar. 

Pihak RSKO memberikan izin selama 1 hari kepada Nunung untuk bisa menjenguk sang ibunda. Namun karena jarak yang tak memungkinkan ditempuh dalam waktu 1 hari, Nunung diberi keringanan. 

"Kita kan punya izin karena alasan kemanusiaan 1x24 jam, cuman ini lokasinya di Solo, maka Bu Nunung itu kalau enggak salah, setelah Natal itu tanggal 26, 27 (perginya), sekarang udahan balik di RSKO," katanya. 

Saat pergi ke Solo, Nunung ditemani oleh dua perawat yang bertugas di RSKO.

"Kami harus memastikan dia tidak terlibat lagi atau tidak memakai narkoba pada masa rehabilitasi. Sampai saat ini dia masih rehab inap. Karena putusannya lama ya, 1 tahun 6 bulan," jelas Azhar lagi. 

(dya/ari)

Penulis Redaksi
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.