Singgung Nikah Tanpa Restu, Hanung Bramantyo Dituduh Pelet Zaskia Adya Mecca

Indra Kurniawan Jumat, 15 Januari 2021 12:30:20
Hanung Bramantyo. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Pernikahan Arie Kriting dan Indah Permatasari yang tidak mendapat restu sang ibunda, mendapat sorotan dari sutradara Hanung Bramantyo.

Hanung menyamakan pernikahan Arie Kriting-Indah Permatasari dengan pernikahan dirinya dengan Zaskia Adya Mecca. Sampai-sampai kala itu, ia dituding memelet Zaskia.

"Lagi ribut soal nikah tanpa restu ibu apa sah? Emangnya saya nikah sama Zaskia dapat restu ibunya? Saya juga dituduh pelet Zaskia kok," kicau Hanung dikutip tabloidbintang.com dari akun Twitter pribadinya, Kamis (14/1).

Ketulusan cinta Arie pada Indah dikatakan Hanung Bramantyo sudah terlihat saat keduanya bertemu di film Jomblo 2018.

"Saya melihat betul gimana ketulusan Arie sayang sama Indah," kata sutradara 45 tahun.

Menikah itu kata Hanung proses. Dari dua orang yang tidak saling kenal menjadi saling cinta. Setelahnya dua keluarga saling sapa.

"Kalau enggak ada yang setuju gimana? durhaka dong? Ya enggak apa-apa toh? Emang anak doang yang bisa durhaka. Orang tua juga bisa durhaka keleeeess," kata Hanung lewat akun Instagramnya.

Hanung Bramantyo. (Seno/tabloidbintang.com)
Hanung Bramantyo. (Seno/tabloidbintang.com)

Tidak perlu khawatir menikah tanpa restu. Hal terpenting adalah niat menikah karena Allah dan ibadah.

"Yang menjalani kita kok. Yang paling penting niat nikah kita karena Allah. Niatnya ibadah. Saling melindungi," tutur Hanung.

Mengutip ayat 187 surah Al-Baqarah, sutradara kelahiran Yogyakarta menyebutkan jika para istri menjadi selimut bagi suami, begitu juga para suami menjadi selimut bagi istri.

"Insya Allah lancar," ucap Hanung.

(ind)

 


Penulis Indra Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.