Arifin Ilham Butuh Istirahat, Sandiaga Uno Ajak Masyarakat Berdoa dari Rumah

TEMPO Rabu, 9 Januari 2019 09:00:11
Arifin Ilham menjalani peraewatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. (Istimewa)

TABLOIDBINTANG.COM - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjenguk dai Arifin Ilham di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019. Sandiaga tiba di rumah sakit sekitar pukul 19.30 WIB.

Sandiaga Uno mengatakan kondisi Arifin baik dan stabil. Hanya saja, Arifin butuh istirahat. "Tentunya kita berharap Pak Ustad bisa istirahat,” katanya. “Karena tadi masyarakat dan para penjenguk penuh sekali yang datang."

Sandi berujar keluarga Arifin berharap masyarakat mendoakan kesembuhan Arifin dari rumah. Dengan demikian Arifin dapat beristirahat. "Jadi kita sama-sama ingin menyampaikan masyarakat untuk mendoakan dari rumah," ujar Sandiaga Uno.

Sebelum Sandiaga Uno datang, Erick Thohir sudah lebih dulu menjenguk Arifin. Erick adalah Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Erick meminta masyarakat Indonesia mendoakan kesehatan Arifin agar dai itu bisa segera membimbing umat.

Satu jam lebih awal dari Erick, calon wakil presiden Ma'ruf Amin, sudah datang menjenguk Arifin. Ma'ruf juga menyampaikan hal yang sama, yakni meminta doa agar Arifin lekas sembuh.

Ma'ruf sudah mengetahui kabar sakitnya Arifin sejak kemarin. Ia menyempatkan diri menengok karena pagi tadi mendengar kabar kondisi Arifin kritis. Arifin Ilham sendiri sudah dirawat sejak 5 Januari lalu.

Arifin Ilham di mata Ma'ruf, adalah sosok yang baik sering berzikir. Ma'ruf pun mengharapkan ketika Arifin sehat, ia dapat menularkan semangat berzikir ini kepada lebih banyak orang. "Karena itu masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat," ucap mantan Rais Aam Nahdlatul Ulama ini.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Ari Kurniawan
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.