Pengusaha Garmen Tewas Dibunuh, Ini Cerita Sesama Pedagang di Tanah Abang

TEMPO Kamis, 14 September 2017 02:30:30
Suami istri pengusaha garmen yang jadi korban pembunuhan (Istimewa)

TABLOIDBINTANG.COM - Pasangan suami istri pengusaha garmen Husni Zakarsih dan Zakiyah Masrur yang tewas dibunuh, sering berbagi hadiah dan makanan dengan sesama pedagang di Pasar Tanah Abang, Blok A, Jakarta Pusat. “Kemarin beliau baru pulang dari Inggris, kami dikasih oleh-oleh," kata Loli, pemilik toko di sebelah Alton Kids kepada Tempo, Rabu, 13 September 2017. Husni memiliki dua toko di lantai ground, Blok A dengan nama Alton Kids.

 

Anak ketiga pasangan ini, Fatimatus Zahra dan suaminya, Heru Saputra, tinggal di Inggris. Husni Zakarsih dan Zakiyah Masrur sempat menengok cucu mereka di Negeri Ratu Elizabeth itu.

 

Husni Zakaria (57 tahun)  dan istrinya, Zakiya Masrur (52 tahun), ditemukan tewas di Sungai Klawing, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah,  pada Senin 11 September 2017. Polisi telah menangkap tiga tersangka pembunuhan. Dua pelaku adalah mantan sopir Husni dan pegawai pabrik garmennya di Pekalongan.

Loli menjelaskan Zakiyah kerapkali mengirim pisang goreng buatannya untuk dibagikan ke sesama penjaga kios di Blok A. "Bu Haji baik, suka ngasih pisang goreng yang dimasak sendiri," kata Loli menceritakan sosok Zakiyah.  Penjaga toko memanggil Husni dengan sebutan Pak Haji.

 

Rahman, suami Loli mengakui almarhum suka ngobrol dengan dirinya dan penjaga toko lainnya. Loli dan Rahman terakhir bertemu Husni pada Kamis, 7 September 2017. Loli mengatakan, ada yang aneh dari Husni pada hari itu. "Biasanya duduk di dalam, tapi kemarin dia duduk di luar tokonya," dia mengisahkan. "Ketika ditanya kenapa duduk di luar, cuma senyum aja."

 

Loli juga mengisahkan Husni yang sering berbagi nasehat kepada tetangganya. "Orangnya wibawa suka ngasih wejangan sama kita," kata dia. Loli mengenang, sebelum kematiannya, Husni sempat meminta untuk dibawakan kopi dari Padang. "Saya bilang nanti setelah pulang kampung saya bawain kopi, eh dia sekarang sudah enggak ada."

 

 

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Suyanto Soemohardjo
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.