Rindu, Nunung tak Berani Nonton TV Selama Jalani Rehab

Altov Johar Rabu, 16 Oktober 2019 17:15:35
Nunung bersama suaminya, July Jan Sambiran, (Altov / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Nunung bersama suaminya, July Jan Sambiran, kembali menjalani sidang kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Di sidang yang mengagendakan mendengarkan keterangan saksi ini,Nunung dan suami tiba di lokasi sekitar pukul 12.50 WIB.

Selama menjalani proses sidang, Nunung dan suaminya menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO). Selama itu juga Nunung mengaku tidak pernah menonton televisi, lantaran tak kuasa menahan rindu kembali tampil menghibur masyarakat.

"kangen, kangen banget sampai aku enggak berani nonton TV," ungkap Nunung setibanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (16/10).

Diakui Nunung, kerinduannya itu lebih kepada candaan yang tercipta saat tampil bersama para sahabatnya, seperti Andre Taulany dan Sule. Apalagi mereka terkenal dengan guyonannya yang khas.
"hehehe kangen (bercanda), iya kangen selengeannya," kata Nunung lagi.

Sekadar informasi, Nunung dan suaminya ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di kediamannya, Kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada 19 Juli 2019. Bersamaan dengan penangkapan itu, polisi juga menyita barang bukti berupa sabu seberat 0,36 gram. Namun karena panik, Nunung diketahui juga sempat membuang barang bukti ke dalam toilet.

Atas perbuatannya, Nunung dan suami disangkakan dengan pasal 114 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) Undang Undang RI No 35 Tahun 2019 tentang Narkotika. Pasal 112 (1) jo Pasal 132 ayat (1) Undang Undang RI No 35 Tahun 2009, Pasal 127 Ayat (1) huruf a Undang Undang RI No 35 Tahun 2009 Narkotika.

(tov / gur)

Penulis Altov Johar
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.