Satu Bulan Pisah dengan Anak-Anak, Istri Tommy Kurniawan: Mereka Enggak Mau Pulang ke Jakarta

Indra Kurniawan Jumat, 17 Pebruari 2017 07:00:56
Tania memendam rindu jumpa anak-anak. (instagram/tania nadira)

TABLOIDBINTANG.COM - Satu bulan lamanya istri Tommy Kurniawan, Fatimah Tania Nadira Alatas, berada di Dubai, Uni Emirat Arab. Selama itu pula ia harus memendam rindu untuk jumpa 2 anaknya, Muhammad Al Fatih Fabrizio (5) dan Naira Syabila Azzahra Kurniawan (4).

"Anak-anak enggak ikut karena sekolah. Ini saja anak-anak sudah bolos sekolah 2 minggu karena dibawa mama ke Gorontalo. Mama kangen banget sama anak-anak katanya. Sudah lama enggak ketemu. Kebetulan Tommy lagi enggak ada, ya sudah anak-anak dibawa ke Gorontalo," beri tahu Tania.

Mengobati rasa rindu Tania setiap saat berkomunikasi dengan anak-anak. Di Dubai, Tania beserta keluarga besarnya menghadiri rangkaian acara pernikahan saudara sepupu perempuannya.

Tania bersama kedua anak hasil pernikahan dengan Tommy Kurniawan. (instagram tania nadira)
Tania bersama kedua anak hasil pernikahan dengan Tommy Kurniawan. (instagram tania nadira)

"Kangen banget sama anak-anak. Setiap saat aku video call. Skype. Enggak banyak yang dibicarakan. Namanya anak-anak masih kecil, jadi fokusnya hanya ke mainan. Mereka mau mainan apa," cerita Tania kepada Tabloidbintang.com.

Dua minggu di Gorontalo, anak-anak kata Tania merasa betah. Mereka bahkan menolak balik ke Jakarta. "Enjoy banget di sana karena ada adik aku yang perempuan, Nayla. Sudah lupa, deh sama mama papanya. Sampai dia bilang enggak mau ketika aku minta pulang ke Jakarta. Alasannya sudah betah di sana," ungkap Tania.

Wajar anak-anak betah. Keadaan di Gorontalo menurut Tania tidak seperti di Jakarta. Di sana anak-anak punya banyak teman sebaya. "Enak kan di sana ramai terus. Di sini tinggal di rumah mama sepi," tukas putri Hana Hasanah Fadel. (Ind/ind)

  

Penulis Indra Kurniawan
Editor Indra Kurniawan
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.