Dion Wiyoko Curhat Kerap Mengalami Penolakan

Christiya Dika Handayani Selasa, 17 April 2018 21:50:04
Dion Wiyoko, posisi karier yang dicapainya saat ini berkat perjuangan dan kerja keras. (seno susanto/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Dion Wiyoko kini telah mencapai kariernya sebagai aktor layar lebar. Sebelum mencapai kariernya seperti saat ini, Dion mengaku kerap mengalami penolakan hingga dipandang sebelah mata.

Hal ini diungkapkan Dion Wiyoko saat ditemui di Kemang, Jakarta Selatan, Senin (16/4).

"Gue bisa menjadi pemeran utama di layar lebar pun harus melalui perjuangan. Gue mengalami diremehin, banyaklah hal-hal kayak penolakan, susah untuk meraih sesuatu," ungkap Dion Wiyoko usai press screening film Terbang: Menembus Langit.

Untuk itu, memerankan tokoh utama dalam film menjadi suatu pencapaian membanggakan bagi Dion Wiyoko. Terlebih saat memerankan tokoh motivator, Onggy Hianata dalam film Terbang: Menembus Langit ini yang juga mengingatkannya dengan perjuangannya saat meniti karier.

Dion Wiyoko, posisi karier yang dicapainya saat ini berkat perjuangan dan kerja keras. (tabloidbintang.com)
Dion Wiyoko, posisi karier yang dicapainya saat ini berkat perjuangan dan kerja keras. (tabloidbintang.com)

"Makanya gue senang banget bisa meranin Onggy, karena gue yakin di luar sana banyak penonton film Indonesia yang masih butuh diingatkan masalah kebhinekaan, persahabatan, dan perjuangan hidup, juga percintaan," pungkas Dion Wiyoko.

Film Terbang: Menembus Langit garapan Fajar Nugros ini menceritakan tentang perjuangan Onggy Hianata meniti karier hingga sukses sebagai motivator seperti saat ini.

Selain Dion, film yang akan tayang serentak pada 19 April mendatang ini juga dibintangi oleh Laura Basuki, Baim Wong, Delon, Aline Adita hingga Dinda Hauw.

(dika/ind)

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Indra Kurniawan
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.