Sibuk Promo Film, Bisnis, dan Sinetron, Titi Kamal Bersyukur Diberi Kesehatan

Abdul Rahman Syaukani Jumat, 30 Agustus 2019 13:00:55
Titi Kamal sedang sangat sibuk. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Titi Kamal mengungkapkan pekerjaannya di bulan ini sangat padat. Mulai dari promo film Makmum, syuting sinetron striping, sampai mengurus bisnis produk kecantikan kolaborasi dirinya dengan beauty influncer Tasya Farasya, Double Teasure.

Kegiatannya super padat di bulan ini, Titi Kamal bersyukur dirinya diberikan kesehatan. Dengan demikian, Titi Kamal dapat menjalankan semua tugas dan kewajibannya dengan baik.

"Ini merupakan bulan tersibuk aku harus pontang-panting, memang harus fit banget sih. Aku bersyukur semuanya berjalan lancar," ucap Titi Kamal saat ditemui di bilangan Darmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (29/8).

Titi Kamal sedang sangat sibuk. (Seno/tabloidbintang.com)
Titi Kamal sedang sangat sibuk. (Seno/tabloidbintang.com)

Titi Kamal dalam kesempatan itu mengatakan, dirinya mengambil sinetron di ANTV di tengah padatnya kegiatan promo film dan bisnis bukan tanpa alasan. Titi Kamal mengaku kangen untuk main sinetron lagi. Dia juga rindu untuk bersenda gurau dengan teman-temannya dan para kru di lokasi syuting.

"Aku menerima tawaran sinetron striping karena kangen. Kangen masa-masa syuting dulu, kangen bercanda sama kru dan tertawa bareng," kata Titi Kamal.

Dia bersyukur sinetron yang dibintanginya mendapatkan rating yang bagus. Titi Kamal merasa kerja kerasnya terbayarkan masyarakarat Indonesia banyak yang menonton sinetronnya.

Titi Kamal sedang sangat sibuk. (Seno/tabloidbintang.com)
Titi Kamal sedang sangat sibuk. (Seno/tabloidbintang.com)

(man/ari)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.