Dian Sastrowardoyo Belajar jadi Produser di Film Guru-Guru Gokil

RIK Rabu, 22 Januari 2020 22:30:23
Aktris peran Dian Sastrowardoyo mencoba peruntungan baru di industri film Indonesia. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Aktris peran Dian Sastrowardoyo mencoba peruntungan baru di industri film Indonesia. Sekalian lama jadi aktris, ia menjalal jalan menjadi produser lewat film berjudul Guru-Guru Gokil. Menurutnya, lewat kerjasamanya dengan BASE Entertainment, Dian mengaku banyak belajar menjadi seorang produser.

"Belajar itu adalah proses yang harus dinikmati. Ya saya berguru pengalaman dari pekerjaan produser ini," ungka Dian Sastrowardoyo, Selasa (21/1).

Lebih lanjut, setelah menjajal langsung menjadi seorang creative producer, istri Indraguna Sutowo itu mengaku mendapat banyak pelajaran. Menggarap film bertemakan guru menurut Dian juga menuntutnya untuk belajar banyak dalam dunia yang baru ia geluti ini.

"Pengalaman belajar saya sih. Bikin film tentang guru, produser pertama ini juga belajar, saya anggap pengalaman adalah guru untuk memproduksi film ya. Karena saya belum pernah produksi film sebelumnya," paparnya.

Terlebih, di film ini ia pun dituntut untuk ikut bermain. Maka dari itu, Dian Sastrowardoyo mengakui banyak mendapat pelajaran baru yang menurutnya sangat berguna untuk karier yang digeluti ke depannya.

"Harus mecah otak gitu. Aku terlibat sejak penulisan, jadi aku ikut masuk ke penulisan, sudah nulis mecah karakter, ternyata, 'damn gua harus main di salah satu karakternya'. Jadi ya harus siap memainkan karakternya. Suka nyesel kenapa anjurkan karakter gua begini, terus gua memerankan, jadi suka nyesel sendiri lah," pungkasnya seraya tertawa.

(rik)

Penulis RIK
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.