Brisia Jodie Rilis Album Perdana Kisahku Setelah 2 Tahun Menungu

Supriyanto Senin, 5 Oktober 2020 23:00:23
Brisia Jodie merilis album perdananya bertajuk Kisahku sekaligus menunjukan eksistensinya di industri musik. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Brisia Jodie merilis album perdananya bertajuk "Kisahku" sekaligus menunjukan eksistensinya di industri musik. Penyanyi jebolan Indonesian Idol itu mengaku sudah lama menantikan punya album solo sendiri.

Album Kisahku yang berada di bawah label rekaman Universal Music Indonesia berisi 10 lagu dengan tujuh di antaranya telah dikeluarkan sebagai single secara bertahap.

“Prosesnya mengalir begitu aja. Sejak awal masuk dunia rekaman, goalsnya memang punya album solo dan baru bisa terealisasi setelah 2 tahun menjadi penyanyi,” ungkap Brisia Jodie dalam siaran pers yang diterima wartawan, Senin (5/10).

Album perdana Brisia Jodie tersebut mengusung tema yang berhubungan anak-anak milenial yaitu tentang kisah percintaan. Mulai dari jatuh cinta, bucin alias budak cinta, putus cinta dan galau. Semua terangkum dengan baik dalam debut album Brisia Jodie.

Teman duet Arsy Widianto itu juga menerangkan  alasan mengapa album perdananya diberi judul Kisahku. Menurut Brisia Jodie, terinspirasi dari sebuah lagu ciptaannya bersama Michael Juan yang juga ada di album ini.

“Inspirasinya dari lagu ciptaanku sendiri judulnya kisahku yang masuk dalam 5 nominasi pencipta, aransemen dan lagu terbaik di AMI Award,” terang Brisia Jodie.

“Setelah album Kisahku, selanjutnya masih ada projek lagu – lagu single yang akan dirilis bulan depan. Aku berharap, semoga album Kisahku ini dapat diterima oleh penikmat musik di tanah air,”  pungkas Brisia Jodie berharap.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.