Perbedaan "Sahurnya Ramadhan" dengan YKS

Abdul Rahman Syaukani Senin, 30 Juni 2014 05:44:25
Ustadz Maulana Nur dan Cinta Laura, pendukung acara Sahurnya Ramadhan (dok.BION)

TABLOIDBINTANG.COM - Yuk Keep Smile (YKS) Trans TV diawali oleh acara YKS (Yuk Kita Sahur) di bulan Ramadhan tahun lalu.

Yuk Kita Sahur menuai kesuksesan besar, acara itu lalu dilanjutkan di hari biasa di prime time.

Setelah berjalan satu tahun lamanya, sayangnya acara ini harus diberhentikan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena dianggap melecehkan martabat seniman Betawi, almarhum Benyamin S.

Di bulan Ramadhan tahun ini, Trans TV kembali menghadirkan program terbaru untuk menemani pemirsa setianya bersantap sahur. Program itu adalah acara Sahurnya Ramadhan.

Program ini berbeda dengan YKS meski para pemain yang terlibat di dalamnya adalah mayoritas talent YKS.

Selain tidak akan ada lagi joget-joget ala YKS yang dikomandani oleh Caesar, Sahurnya Ramadhan akan konsisten memainkan karakter dari setiap pemainnya.

"Formatnya yang saya baca adalah selama satu bulan setiap pemain bermain karakter. Selama satu bulan saya harus memerankan mafioso. Kalau di sini preman aja," terang Parto, saat ditemui di Gedung Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Sabtu (28/6) malam.

Sekalipun berbeda, Parto tetap optimis Sahurnya Ramadhan bisa menuai kesuksesan seperti YKS di tahun lalu.

"Yah mudah-mudahan aja ini jadi program nomor satu lagi. Cuma yang kita permasalahin di pertengahan Ramadan kan ada bola," ungkapnya.

(man/gur)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Tubagus Guritno
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.