Sinetron Jodoh Wasiat Bapak Raih 500 Episode, Adly Fairuz CS Gelar Syukuran

Seno Susanto Selasa, 6 Pebruari 2018 17:15:27

TABLOIDBINTANG.COM - Pemain, sutradara, produser sinetron Jodoh Wasiat Bapak menggelar acara syukuran karenah telah mencapai 500 episode di Persari, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (06/02). Adly Fairuz dkk juga kedatangan wakil presiden direktur ANTV, Otis Hahijary saat acara potong tumpeng.

Jodoh Wasiat Bapak ANTV sukses menjaga eksistensi di tengah ketatnya persaingan sinetron. Program yang dibintangi Adly Fairuz, Imaz Fitria, Tessa Kaunang, dan Gunawan itu bahkan sanggup menembus angka 500 episode. 

Sebagai wujud rasa syukur atas pencapaian 500 episode, seluruh pihak yang terlibat di balik sinetron Jowoh Wasiat Bapak menggelar acara sederhana di lokasi syuting. 

"Hari ini, tepat 318 hari kami syuting, untuk episode 506," beri tahu Ceppy Gober, sutradara Jodoh Wasiat Bapak, kepada tabloidbintang.com, Selasa (6/2).

Selain pemain, turut hadir Vice President ANTV, Otis Hahijary; GM Programming ANTV, Kiki Zulkarnain; GM Marketing Communication & Corporate ANTV, Monica Desideria; dan produser Tobali Putra Productions, Ferry Fernandez. 

Acara syukuran ditandai dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng oleh pihak Tobali Putra Productions. Potongan pertama diserahkan kepada Otis Hahijary. 

Dalam sambutannya, Otis Hahijary mengungkapkan rasa syukur atas apa yang telah dicapai Jodoh Wasiat Bapak. Otis mengenang, sejak awal dirinya sudah yakin sinetron ini bakal menuai sukses.

"Dari judulnya saja saya sudah jatuh cinta. Dulu bukan ini, dulu masih Jodoh Pengantar Jenazah. Dan waktu itu masih dalam bentuk pilot, 3 menit, saya sudah jatuh cinta," ungkapnya. 

Rasa syukur juga diungkapkan Adly Fairuz. Dia berjanji akan terus bekerja keras demi memberikan hasil terbaik untuk Jodoh Wasiat Bapak.

"Terima kasih untuk Tobali dan ANTV yang sudah melibatkan saya di sinetron ini. Insya Allah saya dan teman-teman akan selalu berusaha untuk yang terbaik," tandas Adly Fairuz.

loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.