Suasana Gala Premier Film Dilarang Menyanyi Di Kamar Mandi

Seno Susanto Senin, 15 Juli 2019 15:20:11

TABLOIDBINTANG.COM - Para pemain film Dilarang Menyanyi Di Kamar Mandi ditemui pada acara gala premier di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (12/7). Film Dilarang Menyanyi Di Kamar Mandi ini merupakan film garapan Himaya Studios yang di sutradarai oleh John De Rantau. Sederet artis yang terlibat adalam film tersebut adalah Elvira Devinamira, Mathias Muchus, Anne J Coto, Inggrid Wijanarko, Yurike Prastika, dan lainnya.

Himaya Studio merilis film terbaru berjudul "Dilarang Menyanyi Di Kamar Mandi".

Film karya sutradara John De Rantau ini memiliki genre komedi romantis

Film tersebut merupakan adaptasi dari novel Seno Gumira Ajidarma yang ceritanya dinilai berkesan bagi masyarakat. 

Cerpen ini sempat mencuat karena kisahnya yang mewakili era saat itu, 1990-an.

Film Dilarang Menyanyi Di Kamar Mandi ini mengkisahkan tentang Sophie, gadis cantik yang tiba-tiba berada di sebuah Kampung Lapak yang dihuni oleh orang-orang yang bertolak belakang dengan sosoknya.

Himaya Studio tertarik untuk mengangkat kembali cerpen Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi ini ke dalam film di era millenial.

Film ini seolah menjadi cermin kebiasaan masyarakat kita yang suka menyalahkan atau mengambinghitamkan sosok baru di dalam lingkungan atas masalah yang dialami dalam hidupnya.

Film ini pun diperankan oleh sederet artis senior seperti Mathias Muchus, YurikePrastika, Yan Widjaya, Inggrid Widjanarko, Anna Tarigan, dan masih banyak lagi.

Sementara sosok Sophie Lorenta diperankan oleh Elvira Devinamira mantan Putri Indonesia 2014.

Film Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi akan ditayangkan secara serentak di seluruh Indonesia mulai tanggal 18 Juli 2019.

Install App Bion
Intip Foto-foto Ekslusif Artis
Download Aplikasi Android
Google playstore
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.