Orang Indonesia Paling Rajin Mandi Ketimbang Masyarakat Lain di Seluruh Dunia

TEEN.CO.ID Sabtu, 29 Pebruari 2020 06:00:50
Ilustrasi (Depositphotos.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Indonesia ternyata punya prestasi unik, yakni masyarakatnya paling sering mandi. Dalam sehari, umumnya orang Indonesia mandi paling sedikit dua kali sehari. Umumnya orang Indonesia mandi saat pagi hari sebelum beraktivitas dan sore hari.

Namun, fakta membuktikan, di negara lain, mandi sekali sehari, itu sudah dianggap terlalu sering. Nah, berikut ini kebiasaan mandi di beberapa negara.

Inggris

Di negara yang memiliki empat musim ini, sekitar 63 persen perempuannya memilih untuk mandi sekali dalam sehari. Sedangkan 58 persen lelakinya mengaku kalau mandi sehari sekali.

Rata-rata orang Inggris mandi lima kali seminggu.  Selama lima kali mandi tersebut, tiga kalinya mereka memilih untuk tidak menggunakan shower. Berendam jadi pilihan untuk mandi, rata-rata sebanyak tiga kali seminggu.

Rusia

Sebanyak 61 persen perempuan dan 35 persen lelaki mandi sekai sehari di Rusia. Umumnya mereka memilih mandi menggunakan shower, tanpa berendam. Selain karena suhu udara negara tersebut yang dingin, faktor ketersediaan air juga menjadi alasan. Orang Rusia juga terkenal sangat cepat ketika mandi. Tidak sampai tiga menit!

Jepang

Meski juga menganut paham mandi cukup sekali dalam sehari, orang Jepang ternyata sangat terobsesi dengan kehigienisan. Mereka umumnya selalu keramas setiap kali mandi. Orang Jepang lebih menyukai mandi uap atau sauna seusai kerja daripada mandi pagi.

Siapa sangka, kebiasaan yang kita anggap wajar, bahkan wajib dilakukan seperti mandi dua kali sehari, dianggap terlalu rajin.

Mandi terlalu sering juga ternyata diklaim membuat kulit kering dan boros air. 
 

Penulis TEEN.CO.ID
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.