| Indeks Artikel |
|---|
| 10 Film Terbaik Leonardo DiCaprio |
| Halaman 2 |
| Seluruh halaman |
LEONARDO DiCaprio adalah panutan para bintang muda macam Zac Efron dan Chase Crawford. Saat keduanya ditanya secara terpisah jalan karier kebintangan siapa yang jadi contoh, mereka menjawab: Leo. Ya, Leo berhasil meninggalkan reputasinya sebagai aktor idola remaja yang digilai para cewek dan jadi aktor dengan A besar.
Hebatnya, meski bukan lagi aktor yang main di film yang menjual tampangnya, wajah tampan dan imut Leo terus digilai. Masih banyak orang yang semata menonton film demi melihat tampangnya, meski tidak sepenuhnya mengerti (atau suka) dengan film-film Leo yang berkelas Oscar.
Sekarang sedang rilis film teranyar Leo, Inception. Jadi, kini saat yang tepat menengok karier cemerlang Leo, 35 tahun, sambil menilai film-film terbaik apa saja yang dihasilkannya. Boleh kecewa bila film favorit Anda yang dibintangi Leo tak muncul di daftar kami. Tapi, kami sih berharap pilihan kami menyenangkan semua.
10. Titanic (1997)
“YOU jump, I jump remember”; “I’m the king of the world!”; adegan mobil; adegan dilukis telanjang; kapal sudah mau tenggelam, eh masih ada yang asyik main biola. Ah, film ini punya begitu banyak adegan maupun dialog yang dikenang. Semula, film termahal di masanya itu, disangka sebagai film bencana seperti yang sudah-sudah. Tapi, James Cameron piawai merangkainya jadi kisah cinta klasik dua manusia berbeda latar belakang, si kaya dengan si miskin. Ia memilih Kate Winslet dan Leonardo DiCaprio untuk memerankannya. Terbukti, chemistry Jack (Leo) dan Rose (Winslet) amat terasa dan kita kenang hingga kini. Ya, kita tak pernah bosan menonton Titanic utamanya bukan karena penggambaran begitu realis Cameron soal peristiwa kapal tenggelam terbesar sepanjang masa. Melainkan pada kecintaan kita melihat lagi (dan lagi) kisah kasih Jack dan Rose. Bahkan, saat menonton film ini dulu di tahun 1990-an, saya termasuk yang menyangka kapal Titanic menabrak gunung es mestinya bisa dicegah bila anak buah kapal tidak ceroboh melihat dua sejoli berciuman.
9. Revolutionary Road (2008)
BUTUH lebih dari satu dekade untuk mengembalikan Leonardo DiCaprio dan Kate Winslet ke dalam satu layar bersama. Sejak sukses Titanic sepuluh tahun sebelumnya, Leo dan Winslet telah mengambil jalan masing-masing. Leo mengukuhkan diri sebagai aktor watak, begitupun Winslet sebagai aktris yang kebanyakan main di film-film indie. Revolutionary Road film yang tepat untuk menyatukan mereka di saat keduanya sama-sama jadi aktor dan aktris yang tak lagi menjual tampang ganteng dan cantik, melainkan seni peran. Maka, film ini bukan bagi mereka yang ingin bernostalgia melihat kisah cinta mendayu-dayu seperti tahun ’90-an dulu. Di film dari novel keluaran 1961 ini, Leo dan Winslet jadi pasangan suami-istri yang menghadapi kenyataan kehidupan rumah tangga tidak seindah yang dikira. Di balik kesempurnan yang orang lihat dari luar, ada kebusukan maupun kerapuhan yang bisa berujung putus asa.
8. Gangs of New York (2002)
SELAMA beberapa tahun selepas sukses Titanic, karier Leo boleh dikata mundur. Pada 1998, ia main di The Man in the Iron Mask yang mengecewakan orang, tampil jadi pemeran pendukung di film Woody Allen Celebrity, kemudian jadi pemeran utama di The Beach (2000) yang diemohi banyak kritikus. Dari luar, mudah mengira ia mengambil jalan karier yang salah, tapi ternyata persoalannya ia belum ketemu film yang tepat. Gangs of New York adalah proyek ambisius Martin Scorsese yang disiapkan selama 30 tahun dan melibatkan aktor-aktor besar seperti Daniel Day Lewis (aktor langganan Scorsese), Liam Neeson, Cameron Diaz, selain Leo sendiri. Di antara nama-nama besar aktor watak macam Neeson dan Lewis, Leo ternyata tampil cemerlang dan bikin kepincut Scorsese. Kolaborasi keduanya berlanjut hingga 3 film lagi dan menaikkan kelas Leo bukan lagi sebagai aktor tampan yang menjual tampang, tapi kualitas seni peran. Gangs of New York menandai lompatan karier Leo di dekade 2000-an sebagai aktor watak sepenuhnya.
7. Basketball Diaries (1996)
APA yang bisa dilakukan narkoba pada seorang anak manusia? Tonton Basketball Diaries untuk cari tahu. Di sini, Leo jadi Jim Carroll, seorang penulis puisi dan musisi yang menulis memoar masa mudanya saat diperbudak narkoba. Leo memainkan sosok Jim dengan penampilan terbaik yang dimungkinkan seorang aktor. Sepanjang film kita melihat transformasi Jim dari seorang siswa sekolah Katolik yang bercita-cita jadi pemain basket, tapi kemudian kecanduan narkoba sampai jadi pekerja seks kumuh di stasiun kereta bawah tanah. Ditonton filmnya lagi, memang ada yang kurang. Terutama klimaks yang justru anti-klimaks. Tapi, akting Leo di sini tak bisa diabaikan sebagai salah satu penampilan terbaiknya.
- Siapa Selain Paris Hilton? Ini 10 Mugshot Selebriti Paling Top - 30-08-2010
- 10 Film Aksi Era 1980-an Paling Top - 18-08-2010
- Aktris Berpenghasilan Terbesar di Hollywood Adalah … - 04-08-2010
- Pria Paling Dikagumi di Jagad Hiburan Adalah … - 03-08-2010
- Polling: Adegan KD-Raul Berciuman Paling Memancing Kontroversi - 01-08-2010



