Kobe Bryant dan Gianna Tewas Kecelakaan, Vanessa Tak Berhenti Menangis

Binsar Hutapea Rabu, 29 Januari 2020 09:30:23
Vanessa Bryant merasa sangat hancur kehilangan suami dan putrinya dalam waktu bersamaan. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Kematian Kobe Bryant dan Gianna membuat Vanessa Bryant sangat terpukul. Vanessa merasa sangat hancur kehilangan suami dan putrinya dalam waktu bersamaan. 

“Ini masa yang sangat sulit dan menghancurkan bagi Vanessa dan seluruh keluarga (Bryant),” kata sang sumber yang dekat dengan Vanessa dan Kobe Bryant kepada People, . 

Sumber lain menyebut kejadian tragis itu membuat Vanessa tak berhenti menangis. 

“Dia tak bisa menyelesaikan kalimatnya tanpa menangis. Tapi dia berusaha keras untuk tetap kuat demi anak-anaknya yang lain. Sekarang dia harus menjadi yang terkuat, ” kata sumber tersebut. 

Keluarga Kobe Bryant. (Instagram)
Keluarga Kobe Bryant. (Instagram)

Menghadapi masa yang sulit ini, sang sumber mengatakan Vanessa dibantu oleh orang-orang yang mencintainya dan Kobe.  "Dia mempunyai support system yang baik. Dia juga mengandalkan imannya. Dia tak sendirian. Meski begitu, dia akan berduka dalam waktu yang sangat lama," terangnya.

“Terlepas dari pasang-surut hubungan mereka, keduanya (Vanessa and Kobe) adalah soulmate. Vanessa berpikir bahwa Kobe adalah pasangan seumur hidupnya,"" pungkasnya.

Kobe Bryant menikahi Vanessa pada 2001. Pasangan ini dikaruniai 4 anak yang semuanya perempuan: Natalia (17), Gianna (13), Bianka (3), dan Capri (7 bulan).

Seperti diketahui, legenda NBA Kobe Bryant dan putrinya Gianna tewas dalam kecelakaan helikopter di Calabasas pada Minggu (26/1) waktu setempat. Sampai saat ini otoritas yang berwenang masih menyelidiki peristiwa tersebut. 

Penulis Binsar Hutapea
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.