Bagikan Video Maxime Bouttier Pijat Kakinya, Prilly Latuconsina Menuai Protes

Christiya Dika Handayani Sabtu, 20 Oktober 2018 11:30:11
Prilly Latuconsina dan Maxime Bouttier (Ryan/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Prilly Latuconsina menuai kritik netizen karena gaya pacarannya. Kali ini Prilly menjadi sorotan usai membagikan video pendek di Instastory-nya saat sang kekasih, Maxime Bouttier tengah memijat kaki kirinya. Di video Prilly yang tengah duduk merebahkan kakinya ke arah Maxime. 

"Boyfriend goals... Jangan dikelitikin dong," ujar Prilly Latuconsina di video Instastory-nya yang diunggah kembali akun @lambenyinyir, Kamis (18/10).

Di unggahan lainnya, pemain film Danur itu juga kembali memperlihatkan momen saat Maxime Bouttier memijat kakinya. Kali ini Maxime dan Prilly melakukannya di dalam mobil saat dalam perjalanan ke satu tempat. Mereka berdua terlihat berada di kursi tengah. Nampak kedua kaki Prilly berada di pangkuan Maxime dan keduanya pun terlibat perdebatan kecil.

"Yang enak dong pijatnya," kata Prilly Latuconsina. "Ya, aku tuh enggak bisa (pijat)," jawab Maxime. "Ya, enak-enakinlah... Nah, ini enak," timpal Prilly lagi.

Dua video itu rupanya mengundang pro dan kontra dari netizen seperti komentar yang ditinggalkan di salah satu unggahan di Instagram Prilly Latuconsina. Sebagian menyebut bahwa Prilly tak pantas melakukan hal itu kepada Maxime lantaran belum sah menjadi istri. Namun, sejumlah netizen menganggap bahwa hal yang dilakukan Maxime kepada Prilly adalah wajar dan tidak berlebihan.

"Kalau masih pacaran sih enggak pantes karena kasihan mama Max kalau lihat. Tapi kalau sudah nikah mah wajar suami istri saling pijat-pijatan," kata netizen.

(dika)

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.