Video di Kelab Malam Viral, Salmafina Sunan Mengaku Tak Ingin Lagi Punya Teman

Christiya Dika Handayani Selasa, 19 Maret 2019 17:15:23
Salmafina Sunan mengaku tak lagi membutuhkan sahabat dalam hidupnya. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Salmafina Sunan bersama ayahnya, pengacara Sunan Kalijaga, telah resmi melaporan Maulida  ke Polda Metro Jaya. Adapun Maulida merupakan sahabat Salmafina Sunan yang menggunggah video mantan istri Taqy Malik yang belakangan viral itu.

Diketahui, beberapa hari lalu viral video yang memperlihatkan pemilik nama asli Salmafina Khairunnisa ini tengah berada di kelab malam bersama teman-temannya. Di video tersebut, Salmafina Sunan terlihat mengenakan mini dress merah, duduk bersila di sebuah kursi. Sambil memegang kepalanya dengan kedua tangan, Salmafina Sunan bergoyang mengikuti irama musik EDM.

Postingan Salmafina Sunan. (Instagram)
Postingan Salmafina Sunan. (Instagram)

Usai pelaporan tersebut, mantan istri Taqy Malik ini sepertinya sudah muak dengan sebuah pertemanan. Hal ini diketahui dari unggahan Salmafina Sunan di Instagram Stories-nya, Selasa (19/3).

Dengan latar belakangan hitam dan berbahasa Inggris, Salmafina Sunan bersumpah dirinya tidak lagi membutuhkan sahabat dalam hidupnya.

Postingan Salmafina Sunan. (Instagram)
Postingan Salmafina Sunan. (Instagram)

"Aku enggak mau temenan dan aku sangat yakin bahwa aku enggak butuh sahabat. Terlalu banyak yang menusuk dari belakang dan melontarkan omong kosong," tulis Salmafina Sunan.

Sebelumnya, Salmafina Sunan juga sempat menuliskan kalimat yang seakan menunjukkan sindiran dengan menyebut ikatan keluarga lebih erat dari apa pun. "Darah lebih kental daripada wine," tulis Salmafina Sunan dalam bahasa Inggris.

(dika/bin)

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.