Ramadhan di Penjara, Vanessa Angel Menangis Setiap Kali Mendengar Azan

Binsar Hutapea Minggu, 26 Mei 2019 04:00:23
Ramadhan kali ini Vanessa Angel harus melaluinya tahanan Polda Jawa Timur karena kasus prostitusi online. (Supriyanto/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Ramadhan kali ini Vanessa Angel harus melaluinya tahanan Polda Jawa Timur karena kasus prostitusi online. Hal itu pun membuat Vanessa Angel sedih.

Kesedihan itu terungkap dalam postingan akun gosip Lambe Turah. Dalam postingannya pada Sabtu (25/5), akun tersebut memposting foto secarik kertas yang berisi tulisan ungkapan perasaan hati Vanessa Angel setelah dijenguk temannya yang bernama Nick. 

Dalam tulisannya, Vanessa Angel sedih karena tak bisa melakukan ritual yang ingin dilakukan setiap Ramadhan, yaitu berziarah ke makam ibunya. Ia juga ingin merayakan Lebaran di luar penjara. 

"Nicky..aku seneng banget kamu udah jenguk aku kesini.. Aku gak tau lagi hidupku mau gimana, aku cuma berharap aku bisa Lebaran sama keluarga. Setiap denger suara adzan di bulang puasa ini..Aku nangis Nick, aku kangen mama. Biasanya bulan puasa aku selalu ke makam mama, sekarang aku di penjara. Aku cuma pengen bebas Nick..Aku pengen pulang...Makasih ya kamu sudah support aku," begitu tulisan di kertas tersebut. 

Menanggapi postingan itu, netizen menunjukkan simpatinya. Mereka mendoakan agar Vanessa Angel cepat terbebas dari kasus yang membelitnya. 

"Ampuun.... Semoga cepat selesai y masalahnya," kata netizen.

"Padahal dia kan ga ngerugiin orang ngapain d pejara padahal cukup di bina aja... dia kan bukan koruptor yang merugikan banyak orang," bilang netizen.

"Kasian vanesa smoga cpt keluar dari penjara," kata netizen lain.

(bin/bin)

Penulis Binsar Hutapea
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.