Lengket dengan Prilly Latuconsina, Maxime Bouttier Diminta Cepat Nikah

Abdul Rahman Syaukani Selasa, 2 Juli 2019 07:00:49
Maxime Bouttier dan Prilly Latuconsina dimina untuk segera menikah. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Maxime Bouttier dan Prilly Latuconsina sudah cukup lama menjalin hubungan spesial. Keluarga dari kedua belah pihak sudah saling kenal satu sama lain.

"(Keluarga) Oke sih, akrab. Aku akrab dengan keluarganya, Prilly akrab dengan keluarga aku," kata Maxime Bouttier saat ditemui usai syukuran film Kuntilanak 2 di kantor Multivision Pictures di bilangan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (1/7).

Sama seperti penilaian para penggemar, keluarga dari Maxime Bouttier dan Prilly Latuconsina juga menilai mereka cocok sebagai pasangan. Oleh karenanya, keluarga Maxime Bouttier kerap memintanya untuk segera menikah.

Maxime Bouttier dan Prilly Latuconsina dimina untuk segera menikah. (Seno/tabloidbintang.com)
Maxime Bouttier dan Prilly Latuconsina dimina untuk segera menikah. (Seno/tabloidbintang.com)

"Selalu sih. Itu kayaknya selalu ada di keluarga semuanya, ayo donk (cepat nikah). Tapi aku jawab entar dulu, entar dulu. Kami punya ritme, langkah masing-masing. Kami juga tidak mau terlalu terburu-buru. Sebagai individu berkarier itu kami butuh step by step," kata Maxime Bouttier.

Baik Prilly Latuconsina maupun Maxime Bouttier kerap menjawab mereka masih mau fokus berkarier dan menggapai mimpi terlebih dahulu sebelum akhirnya melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan.

Maxime Bouttier dan Prilly Latuconsina dimina untuk segera menikah. (Seno/tabloidbintang.com)
Maxime Bouttier dan Prilly Latuconsina dimina untuk segera menikah. (Seno/tabloidbintang.com)

(man/ari)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.