Barbie Nouva Sesalkan Perilaku Sosok Pria Terkenal, Siapa?

Abdul Rahman Syaukani Rabu, 7 Agustus 2019 19:45:23
Barbie Nouva mengaku dilecehkan. (Rahman/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Penyanyi Barbie Nouva mengaku mendapatkan pelecehan seksual dari seorang pria, yang disebutnya sebagai sosok terkenal dan sukses.

Barbie Nouva menjelaskan awal mula dirinya mendapat pelecehan. Berawal dari saat menjadi bintang tamu di salah satu program televisi swasta.

"Kemarin sempat jadi bintang tamu di salah satu talkshow. Awalnya sempat bilang konten saja enggak apa-apa. Ya sudah kalau konten doang enggak berpengaruh ke mental aku, ya. Sampai akhirnya naik dan viral, netizen menghujat aku. Tapi, ya sudahlah," tutur Barbie Nouva saat ditemui di bilangan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (7/8).

Barbie Nouva (Supriyanto/tabloidbintang.com)
Barbie Nouva (Supriyanto/tabloidbintang.com)

Tidak lama kemudian pria itu disebutnya mengirim direct message ke akun media sosial Barbie Nouva. Di situ ia meminta nomor kontak pemilik lagu "Hanya Untukmu" ini. Dan orang tersebut ternyata meminta foto bagian tubuh Barbie Nouva yang tidak boleh diperlihatkan kepada siapa pun.

"Dia DM nomor WhatsApp sampai akhirnya japri-japrian. Nah di-japri itu (tak senonoh), kaget dong. Kok seseorang yang dikagumi, dia kan menjadi sorotan ya untuk ukuran orang sukses. Kaget kok ngomongnya tidak tertata," paparnya.

Barbie Nouva sempat mengecek kebenaran nomor tersebut kepada teman-temannya. Dan ternyata memang benar nomor itu adalah nomor pria itu, bukan nomor orang yang mengaku-ngaku.

"Aku kroscek nomernya ke beberapa teman dan teman media juga. Ternyata benar. Kok mintanya aneh-aneh," papar Barbie Nouva.

(man)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.