Begini Kondisi Roro Fitria di Dalam Tahanan

Abdul Rahman Syaukani Selasa, 13 Maret 2018 19:40:53
Roro Fitria (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Nuning Tyas, salah satu tim pengacara Roro Fitria, menemui kliennya akhir pekan lalu di tahanan Polda Metro Jaya.

Kala itu mereka membicarakan hal serius hingga obrolan soal tim pengacara mau mengundurkan diri karena satu dan lain hal.

Dalam kesempatan itu, Nuning Tyas melihat kondisi Roro Fitria sudah semakin membaik. Kondisi psikologisnya juga sudah lumayan stabil. Hal itu berbeda jauh dari kondisi Roro Fitria saat baru diciduk polisi atas kasus narkoba.

Roro Fitria (Seno Susanto / tabloidbintang.com)
Roro Fitria (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

"Terakhir ketemu Sabtu itu. Kalau fisiknya seperti biasa, berat badannya stabil. Saya lihat lebih tenang, lebih bisa berpikir lagi. Sebelum-sebelumnya kan dia kelihatan down banget, syok banget," kata Nuning Tyas saat ditemui di bilangan Slipi, Jakarta Barat, Selasa (13/3).

Setelah resmi mengundurkan diri jadi pengacara Roro Fitria, dia mengaku tak mau ikut campur lagi. Dia pun tidak mau berkomentar apa-apa ke hadapan awak media tentang Roro Fitria.

Lebih lanjut dikatakannya, kasus narkoba yang membelit Roro Fitria kemungkinan akan dilimpahkan oleh penyidik ke Kejaksaan dalam waktu dekat.

"Iya, kemungkinan akan dilimpahkan ke kejaksaan tahap dua, mungkin minggu-minggu depan," katanya.

Roro Fitria ditangkap polisi di kediamannya di Patio Residence, Ragunan, Jakarta Selatan,14 Pebruari 2018. Kini Roro Fitria menyandang status tersangka atas kepemilikan 2,4 gram sabu. Yang bersangkutan masih mendekam di dalam tahanan Polda Metro Jaya.

(man/ray)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.