Donald Trump Enggan Dengar Rekaman Jamal Khashoggi karena Terlalu Mengerikan

TEMPO Senin, 19 November 2018 18:30:26
Presdien Donald Trump (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Karena terlalu kejam, Presiden AS Donald Trump mengatakan tidak ingin mendengar rekaman audio pembunuhan wartawan dan kolumnis Jamal Khashoggi. Sebelumnya Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan Turki telah memberikan rekaman Jamal Khashoggi ke sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, namun Trump mengatakan tidak mau mendengarnya karena rekaman sangat mengerikan.

"Saya tidak mau mendengar rekaman, tidak alasan buat saya untuk mendengar rekaman itu," kata Donald Trump dalam wawancara Fox News Sunday, seperti dikutip dari Reuters, 19 November 2018. "Saya tahu semua yang ada di dalam rekaman tanpa harus mendengarnya... itu sangat mengerikan, kejam, dan buruk," aku Trump.

Presiden Donald Trump mengkonfirmasi AS memiliki salinan rekaman pembunuhan meskipun tidak ingin mendengar langsung. Trump juga mengatakan ingin tetap menjaga hubungan dengan Arab Saudi meskipun diterpa skandal pembunuhan Jamal Khashoggi dan dugaan keterlibatan Putra Mahkota Mohammed bin Salman. "Dia mengatakan kepada saya dia tidak ada hubungannya dengan itu," kata Trump.

Presiden Donald Trump sebelumnya mengatakan kesimpulan sumber CIA yang menyebut MBS memerintahkan pembunuhan Jamal Khashoggi adalah kesimpulan yang terlalu dini. Trump, yang berada di California untuk memantau dampak kebakaran hutan pada Sabtu, mengatakan dia akan menerima laporan yang akan membahas kesimpulan pemerintah AS tentang siapa yang membunuh Khashoggi dan apa dampak dari pembunuhan, seperti dilansir dari Dailymail.co.uk.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Heather Nauert, mengatakan Deplu akan terus mencari fakta dan bekerja dengan negara lain untuk menahan mereka yang terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi, namun tetap mempertahankan hubungan strategis penting antara Amerika Serikat dan Arab Saudi.

Presiden Donald Trump telah membahas penilaian CIA atas kasus Jamal Khashoggi dengan Direktur CIA, Gina Haspel, dan Sekretaris Negara Mike Pompeo melalui saluran telepon. CIA telah memberikan hasil penilaian kasus ini kepada lembaga AS lain, termasuk Kongres AS pada Jumat, seperti dilaporkan oleh Reuters. Amerika Serikat sejauh ini telah merespon pembunuhan Jamal Khashoggi dengan menjatuhkan sanksi ekonomi bagi 17 pejabat Arab Saudi yang diduga terlibat. Namun anggota Kongres AS baik dari Republik maupun Demokrat mendesak sanksi yang lebih berat seperti membatalkan kontrak senjata dengan Arab Saudi, yang kukuh ditolak Donald Trump.

TEMPO.CO


Penulis TEMPO
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore