1 Orang Tewas, 5 Luka Akibat Tertimbun Lumpur dan Batu Saat Longsor Jalur Puncak

TEMPO Senin, 5 Pebruari 2018 21:00:40
Suasana longsor di kawasan Puncak, Bogor, 5 Februari 2018. (Foto : BNPB)

TABLOIDBINTANG.COM - Bencana tanah longsor di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, Senin (5/2) terjadi akibat tingginya curah hujan yang merata mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya.

Akibatnya 1 orang meninggal, 1 orang kritis, dan 4 orang terluka akibat tertimbun longsoran tanah.

Longsoran tanah yang terjadi di Jalan Raya Puncak, tepatnya di Riung Gunung, Kecamatan Cisarua, menimpa sejumlah warung milik warga.

"Satu orang warga bernama Lilis binti Dayat, 40 tahun, berhasil dievakuasi. Akan tetapi dalam kondisi meninggal," ujar Komandan Distrik Militer (Dandim) 0621 Kabupaten Bogor Letnan Kolonel Infanteri Fransisco, Senin, 5 Februari 2018.

Lilis adalah pemilik warung, penduduk Kampung Cinyeulap RT 01 RW 02, Desa Ciloto. 

“Luka parah di bagian kepala. Proses evakuasi korban cukup lama, karena tubuh korban tertimbun reruntuhan bangunan warung dan tanah longsoran bercampur lumpur dan bebatuan," ujar Fransisco.

Selain itu, kata dia, ada 5 korban lain yang ikut tertimbun longsor, namun berhasil diselamatkan, 2 diantaranya anak Lilis, yakni Fajril (3 ) dan Khapipih (6).

“Mengalami luka ringan di kepala dan tanaan," lanjut Fransisco.

Sementara itu, 3 korban lain yang tertimbun dan berhasil diselamatkan adalah Fitria (38), warga Kampung Naringgul RT 01/17, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Bogor. Fitria dibawa ke Rumah Sakit Cimacan, Cianjur, dengan kondisi  kaki kanan patah.

"Satu korban lainya bernama Suhendar (30), warga Kampung Jolok RT 02 RW 03, Cianjur, sempat dirawat di RS Cimacan dan sudah pulih," kata Fransisco.

Berdasarkan laporan anak buahnya, kata Fransisco, hujan deras di kawasan Puncak mengakibatkan longsor dan banjir di beberapa titik di Kecamatan Cisarua dan Megandung. 

"Di dua kecamatan ini ada beberapa desa yang tergenang banjir, dan bebepa desa lain terjadi musibah tanah longsor. Hingga petang ini petugas kami dari Koramil Cisarua masih melakukan evakuasi," kata Fransisco lagi.

Menurut Fransisco, untuk mengevakuasi korban longsor di dua kecamatan tersebut, Kodim 0621/ Kabupaten Bogor menerjunkan personil sebanyak 2 satuan setingkat peleton (SST), Yon Armed 5 sebanyak 2 SST, bersama Polres Bogor, BPBD dan warga sekitar.

TEMPO.CO


Penulis TEMPO
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.