Gading Marten Digugat Cerai Gisella Anastasia, Kisah Roy Marten yang Terulang

Abdul Rahman Syaukani Kamis, 6 Desember 2018 12:15:40
Gisella Anastasia menggugat cerai Gading Marten ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 19 November 2018. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Gisella Anastasia menggugat cerai Gading Marten ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 19 November 2018. Sidang perdana telah digelar pada Rabu, 5 Desember 2018, namun kemudian ditunda karena pihak penggugat dan tergugat tidak ada yang hadir.

Roy Marten termasuk yang paling terpukul atas gugatan cerai Gisella Anastasia terhadap Gading Marten. Aktor kawakan tersebut merasa gugatan cerai Gisel kembali menghidupkan memori kelam masa lalunya yang juga digugat cerai dan ditinggalkan istri pertamanya.

"Mas Roy sangat sedih Gisel mau cerai dari Gading. Mas Roy ingat masa lalunya. Dia merasa kejadian yang dialaminya terulang ke Gading," kata sumber yang enggan disebut identitasnya, kepada tabloidbintang.com.

Gading Marten adalah anak Roy Marten dari istri pertama yang bernama Tuty. Dari hasil pernikahan ini mereka dikaruniai 4 orang anak masing-masing bernama Monique, Aline, Galih, dan Gading. 

Tuty meninggalkan Roy Marten saat Gading Marten masih berusia 2 bulan. Tuty membawa anak-anaknya kecuali Gading. 

"Kalau kata Mas Roy, Gading dari kecil anaknya baik banget, enggak pernah bandel dan cenderung steril," katanya.

Saat Gading Marten genap berusia 2 tahun, Roy Marten menikah lagi dengan Anna Maria, model yang sangat terkenal pada masanya. Roy Marten dan Anna Maria resmi menikah pada 1986.

"Waktu menikah sama Mas Roy, Mbak Anna masih berumur 20 tahun. Waktu itu Mbak Anna model papan atas," ucapnya lebih lanjut.

Setelah terjadinya pernikahan, kata sumber tadi, Gading Marten dirawat oleh Anna Maria layaknya darah dagingnya sendiri. Ke mana-mana Gading Marten cilik dibawa dan diasuh dengan sepenuh hati oleh Anna Maria.

(man/ari)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Ari Kurniawan
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.