Syahnaz Sadiqah Jalan-jalan di Mall Pakai Kursi Roda, Wajar atau Lebay?

Ari Kurniawan Selasa, 18 Juni 2019 08:30:10
Syahnaz duduk di kursi roda saat berjalan-jalan di pusat perbelanjaan. 

TABLOIDBINTANG.COM - Syahnaz Sadiqah tengah mengandung anak pertama, buah cintanya dengan Jeje Govinda. Di kehamilannya yang masih muda, Syahnaz mendapat perhatian ekstra dari sang suami. 

Jeje melarang Syahnaz Sadiqah untuk terlalu banyak berjalan. Jeje bahkan meminta Syahnaz duduk di kursi roda saat berjalan-jalan di pusat perbelanjaan. 

"Malem mingguannya didorong suamik. Sekarang suamik posesip benerrr... aku blm boleh terlalu banyak jalan soalnya usia kandungan masii muda sekaliiiii, daaan karna hari ini bakal keliling mall daaaan kita kalo di mall itu pasti ga bisa sebentar karna suamik ini doyan bgt muterin mall berkalikali entah apa yg dia cari... jadi demi keamanan bebina dan kenyamanan maminya didorong doronglaaaaaah aku, jd sok welaah mau keliling mall 10 kali juga aku siaappp," tulis Syahnaz Sadiqah.

Postingan Syahnaz Sadiqah mendapat banyak tanggapan dari penduduk dunia maya. Tak terkecuali dari rekan sesama artis. 

"Pinteeerrrrrrrr," tulis Mieke Amalia di kolom komentar. "Gemesh," sahut Wulan Guritno.

Tapi tidak sedikit netizen yang menganggap apa yang dilakukan Syahnaz Sadiqah terlalu berlebihan. 

"Mohon maaf bukannya apa2. Hamil bru aj sgtu.. kecuali saran dokter bedrest yah boleh lah di kursi roda. Kayaknya ini berlebihan," kata netizen. "Haduh gitu amat... alay bgt .. lebay pek..." netizen lain ikut berkomentar. 

"Sepertinya yg nyinyir dan ngomong lebay, mereka tidak diperhatikan dan disayang seperti nanas," seorang netizen membela Syahnaz Sadiqah

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.