Vakum jadi DJ, Dinar Candy Ingin Mulai Bisnis Vape

Supriyanto Jumat, 30 Oktober 2020 12:30:23
Dinar Candy terjun ke bisnis vape. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Dinar Candy mengaku kesulitan ekonomi karena selama pandemi pekerjaan utama sebagai DJ tidak berjalan, otomatis pemasukannya menurun drastis.

Setelah celana dalam bekas dipakainya terjual Rp 50 juta, DJ seksi asal Ciamis, Bogor itu pun mencari jalan lain untuk tetap bertahan di masa sulit ini. Vakum selama 7 bulan, Dinar Candy mengungkap keinginan untuk memulai bisnis vape.

“Hai guys aku sudah ada ide mau bisnis apa. Jadi dari banyaknya request dan kebetulan followers aku 70 persennya itu adalah cowok, jadi aku bakal memutuskan bahwa aku akan bisnis vape,” ucap Dinar Candy di akun @dinar_candy beberapa waktu lalu.

Dinar Candy (Seno/tabloidbintang.com)
Dinar Candy (Seno/tabloidbintang.com)

Bukan tanpa alasan, menurut Dinar ada potensi besar dalam bisnis vape. Apalagi, sebagian besar penggemarnya laki-laki.

“Kenapa aku bisnis vape, karena aku merasa fans aku banyak cowok dan kebetulan aku dari dunia malam juga, aku seorang DJ, jadi kayaknya lebih bagus aku bisnis vape, so aku bakal mencoba bisnis vape. Menurut kalian bagaimana?” kata Dinar Candy.

Walau telah menetapkan vape sebagai lahan bisnis, namun Dinar Candy belum menegaskan bisnis vape seperti apa, e-liquid atau device.

Meski demikian, Dinar meminta dukungan dari para pengikutnya di Instagram.

“@dinarpengenbisnis menurut kalian gimana aku memutuskan bisnis Vape!! di bantu doanya ya, Insya Allah nanti bagi-bagi give away kalau sudah jalan bisnis nya amin ??” tulis Dinar Candy memberi keterangan di unggahanya.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.