Bukan Karena Dilan, Michelle Ziudith Ungkap Alasan London Love Story 3 Mundur

Andira Putri Selasa, 13 Pebruari 2018 16:40:13
Michelle Ziudith (Andira Putri / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Michelle Ziudith buka suara tentang film terbarunya London Love Story 3. Jadwal tayang film ini sempat mundur selama seminggu dari tanggal 1 Februari menjadi 8 Februari.

Sejumlah rumor bermunculan tentang alasan di balik kemunduran jadwal tayang London Love Story 3. Salah satunya adalah London Love Story 3 takut bersaing dengan Dilan 1990. Film adaptasi novel Pidi Baiq ini tengah sukses dan mampu meraih sekitar 5.300.000 penonton.

Michelle Ziudith (Andira Putri / tabloidbintang.com)
Michelle Ziudith (Andira Putri / tabloidbintang.com)

Rumor tersebut langsung dibantah Michelle Ziudith. “Sebenarnya nggak sama sekali,” kata Michelle Ziudith ketika ditemui di The Maj, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (13/2).

Menurut Michelle Ziudith, London Love Story 3 mundur tayang karena kondisi kesehatannya. Michelle Ziudith sempat sakit sehingga terancam gagal mempromosikan film tersebut.

Michelle Ziudith (Andira Putri / tabloidbintang.com)
Michelle Ziudith (Andira Putri / tabloidbintang.com)

“Sebenarnya karena aku sempat sakit. Aku bed rest dan ada kerjaan lain. Aku nggak bisa ikut premiere di mana itu adalah titik penting dari sebuah film. Saatnya kita mempromosikan film tersebut. Aku nggak bisa dan itu sangat riskan,” terang Michelle Ziudith.

Di samping itu, London Love Story 3 juga mundur tayang karena permintaan bioskop. “Pihak yang mengakomodir film aku. Jadi bioskop Indonesia yang meminta untuk memundurkan jadwal. Terlebih ke belakangnya, aku kurang tahu. Aku cuma tahu garis besarnya,” ujar Michelle Ziudith.

(dira/ray)

Penulis Andira Putri
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.