The Jawara Rilis Album Berjudul Racun Cinta

Seno Susanto Kamis, 9 Agustus 2018 17:00:00

TABLOIDBINTANG.COM - Grup band beraliran pop melayu, The Jawara merilis album perdana yang berjudul Racun Cinta di KFC Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (08/08). Sebelumnya, The Jawara telah melempar single lagu berjudul Wo Ai Ni dan Single Woles Anti Galau.

Grup musik The Jawara memang masih terbilang baru di belantika musik Indonesia. Namun tak butuh waktu lama bagi mereka unjuk kebolehan lewat debut album yang berjudul Racun Cinta. Sepekan dirilis, single Racun Cinta berhasil masuk chart beberapa stasiun radio nasional.

Leo sang penggebuk drum menuturkan, tak ada kendala berarti dalam proses penggarapa album ini. Hanya saja, waktu memang menjadi PR utama mengingat domisili  masing-masing personel yang terpisah.

"Lebih di waktu saja, kebetulan kita pisah. Sebagian ada yang di Bandung dan Jakarta. Ada beberapa yang kuliah jyga. Tapi oas ada waktu kita rampungkan album, enggak lama. Prosesnya nggak sampai satu bulan," ucap Leo di kawasan Kemang, Jakarta, Rabu (8/8).

Perpaduan musikalitas masing-masing personel menjadi harmonisasi yang indah bagi tubuh The Jawara. Seperti Irul (gitar) yang pernah tergabung dengan band D'Jago, atau Tile (gitar), Leo (drum) dan Indra (bass) yang pernah membesarkan band D'Bagindas. Sementara Ferdi (vokal) merupakam pemain FTV.

Lewat album Racun cinta, The Jawara berharap dapat diterima penikmat musik di tanah air. Para personel juga berharap terus solid demi memperkaya khasanah musik Indonesia. "Kita sih harapannya enggak muluk-muluk. semoga bisa tetap nge-band dan musik kita bisa dinikmati oleh siapa saja," ucap Ferdi.

Bekerjasama dengan gerai ayam cepat saji,  album Racun Cinta berisikan 10 lagu dengan benang merah asmara. Sebelumnya grup musik The Jawara juga sudah lebih dulu mengenalkan tiga single andalannya, yakni Wo Ai Ni, Single Woles Anti Galau (S.W.A.G) dan Racun Cinta.

loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.