Meski Tidak Berpuasa, Stella Cornelia Membuat Kolak Pisang Untuk Fendy Chow

Yohanes Adi Pamungkas Rabu, 23 Mei 2018 23:59:50
Stella Cornelia dan Fendy Chow (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Meski tidak menjalankan ibadah puasa, Stella Cornelia ternyata membuat makanan khas bulan Ramadhan untuk suaminya, Fendy Chow. Stella Cornelia membuat menu kolak pisang ubi untuk Fendy Chow makan. “Saya baru pertama kali membuat kolak, ternyata membuat kolak itu enggak terlalu susah,” bilang Stella Cornelia saat berbincang dengan Tabloidbintang.com belum lama ini.

Alasan Stella Cornelia membuat kolak untuk menyambut bulan Ramadhan. Kolak menjadi salah satu  hidangan berbuka puasa yang sering ditemui oleh Stella Cornelia. “Yang jual kolak banyak banget di pinggir jalan makanya saya tertarik membuat kolak. Ternyata Fendy senang dengan kolak buatan saya, rasa kolaknya enak,” seru Stella Cornelia sumringah.

Stella Cornelia dan Fendy Chow (Seno Susanto / tabloidbintang.com)
Stella Cornelia dan Fendy Chow (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

Stella Cornelia memang sedang senang memasak. Stella Cornelia sering mendokumentasikan kegiatan memasaknya dan diunggah ke kanal You Tube pribadi. “Enggak hanya soal memasak saja, saya dan Fendy senang membuat vlog setiap hari. Tantangan juga buat kami karena harus membuat vlog dan mengunggah setiap hari,” tutur Stella Cornelia.

Karena sedang hobi membuat video, saat Stella Cornelia dan Fendy Chow sedang beraktivitas di dalam dan luar rumah, mereka berdua selalu membawa kamera. “Video yang kita buat enggak dibuat-buat, lebih natural apa adanya saya dan Fendy,” pungkas Stella Cornelia.

(han/ray)

Penulis Yohanes Adi Pamungkas
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.