Koppi, Pemain Baru dalam Bisnis Kedai Kopi Menawarkan 3 Kemudahan Ini

Wayan Diananto Sabtu, 2 Pebruari 2019 04:30:31
Suasana peluncuran Koppi di Jakarta. (Foto: Wayan Diananto)

TABLOIDBINTANG.COM - Kopi dan ngopi telah menjadi bagian hidup masyarakat urban. Orang kini mengerjakan pekerjaan kantor, bertemu klien, hingga bergosip di kedai kopi. Karenanya kedai kopi kini menjamur di berbagai kota. Salah satu pemain baru yang menyapa warga Ibu Kota akhir Januari lalu adalah Koppi. Yang membuatnya berbeda dengan para pemain lama, Koppi hadir dengan menyodorkan 3 keunggulan bagi calon konsumen.

Pertama, kecepatan sekaligus kemudahan dalam memesan. Anda yang malas mengantre dan menunggu pesanan terlalu lama bisa pesan via aplikasi Go Food atau Grab Food. Kedua, harga. Anda tak perlu merogoh kocek terlalu dalam mengingat produk Koppi bisa Anda nikmati dengan harga mulai belasan ribu rupiah. Ketiga, mengembalikan cita rasa kopi asli yang belakangan pudar karena terlalu banyak variasi.

"Keunggulan lain, Koppi hadir sebagai aplikasi sekaligus kedai kopi on-demand. Anda bisa pesan kopi dulu dengan mengatur waktu pengambilan pesanan atau dengan layanan pengantaran ekspres. Buat yang tidak suka kopi pun tetap punya alasan mengunduh aplikasi Koppi mengingat kami juga menyiapkan minuman teh dan cokelat dengan rasa yang wah," ungkap Chief Executive Officer Koppi, Tony Arifin, di Jakarta Selatan, pekan ini.

Lebih lanjut Tony menyebut, saat ini Koppi hadir dengan 3 program penting yakni menghidupkan, memberdayakan, dan menghubungkan. "Menghidupkan artinya menggunakan biji kopi Indonesia yang diambil dari petani lokal, tanpa syarat atau perantara. Terkait memberdayakan, kami berupaya meningkatkan kompetensi barista dari aspek kemampuan hingga pengetahuan. Dengan demikian, kami menghubungkan petani, barista, dengan para penikmat termasuk Anda," urainya.

Penulis Wayan Diananto
Editor Wayan Diananto
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.